jatimnow.com - Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo mengatakan penurunan harga cabai saat ini dipengaruhi karena ketersediaan barang yang melimpah. Harga jual cabai petani di wilayah Probolinggo mengalami penurunan dari Rp 12 ribu perkilo menjadi Rp 7 ribu.
Kepala Dinas Petanian Kabupaten Probolinggo, Hasyim Asy'ari mengatakan, wilayah Kabupaten Probolinggo memasuki masa panen cabai. Probolinggo adalah salah satu daerah penghasil cabai rawit di Jawa Timur, secara otomatis barang melimpah.
"Hasil produksi cabai rawit petani saat ini melimpah di bandingkan dengan masa panen tahun sebelumnya," tegasnya, Selasa (29/1/2018).
Melimpahnya stok cabai ini dikarenakan panen petani berhasil atau minim kerusakan meski di musim penghujan.
"Sehingga buah cabai jarang yang mengalami kebusukan.Lantaran intensitas hujan dibulan ini tidak begitu tinggi," ujarnya.
Pertanian cabai di Probolinggo ini merata, menyebar hampir di seluruh kecamatan. Probolinggo menjadi pemasok besar cabai di berbagai wilayah di Jawa Timur.
"Salah satunya sebagai pemasok rutin pasar Sidoarjo, Malang dan Surabaya," ungkapnya.
Pemerintah terus berupaya mengatasi turunnya harga cabai ini dengan berbagai langkah, salah satunya menggenjot penjualan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
"Semoga bisa kembali normal, sehingga petani bisa segera mendapatkan keuntungan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)," tegasnya.
Ini Penyebab Anjloknya Harga Cabai di Probolinggo
Selasa, 29 Jan 2019 19:00 WIB
Reporter :
Mahfud Hidayatullah
Mahfud Hidayatullah
Berita Probolinggo
Antisipasi Kenaikan Harga, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Bapokting
Modus Kencan Sejenis, Pria Asal Sampang Ini Bawa Kabur Motor Warga Jember
Cerita Atlet Arung Jeram Gagalkan Begal, Terima Award dari Polres Probolinggo
Polres Probolinggo Bantu Warga Terdampak Angin Puting Beliung
Kabar Baik! BRI Bangun Sumur Bor Gratis di Probolinggo
Berita Terbaru
Kapolres Gresik Komitmen Jaga Kamtibmas Usai Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah
Kominfo Jawa Timur Apresiasi Peran jatimnow.com sebagai Penjernih Informasi
Cegah Bus “Ngeblong”, Satlantas Polres Kediri Kota Awasi Simpang Alun-Alun
Buntut Insiden di Gresik, Polres Lamongan Larang Patrol Sahur Pakai Sound System
2 Bocah di Tulungagung Diamankan Polisi saat Produksi Petasan
Tretan JatimNow
Kisah 3 Mahasiswa Surabaya Terpilih Jadi Google Student Ambassador Pertama
Ni Kadek Ayu Wardani Dobrak Mitos Aktivis Sulit Lulus Kuliah
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Terpopuler
#1
8 Tahun jatimnow.com: Berani, Lebih Kuat dan Lebih Solid
#2
Pionir Ekspor Rokok Madura Siap Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa
#3
Pameran Bayi Mikroplastik di Surabaya, Potret Kelam Penjajahan Plastik
#4
Buntut Insiden di Gresik, Polres Lamongan Larang Patrol Sahur Pakai Sound System
#5