jatimnow.com - Selama beberapa pekan terakhir, angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, termasuk perairan. Angin kencang yang dikenal dengan sebutan angin gending tersebut membuat aktivitas para nelayan terganggu.
Seorang nelayan Lutfi (32), asal Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mengatakan, angin gending itu kerap muncul di awal musim kemarau tiba.
"Biasanya angin gending mulai dirasakan sejak bulan Mei hingga September mendatang," kata Lutfi, Selasa (2/7/2019).
Baca juga: BMKG Peringatkan Ancaman Angin Kencang Kepung 20 Daerah di Jatim Hari Ini
Kencangnya hebusan angin gending membuat para nelayan di pesisir Kabupaten Probolinggo mengurangi aktivitas dilaut, terutama nelayan yang memiliki perahu dengan ukuran kecil.
Menurut Lutfi, para nelayan yang ingin mencari ikan memilih menepi dan tidak terlalu jauh dari bibir pantai.
Baca juga: Jatim Belum Sepenuhnya Bebas Ancaman Angin Kencang, Kali Ini Intai Situbondo
Sementara itu, Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengingatkan agar para nelayan tetap waspada menghadapi musim angin kencang saat ini.
"Jika berkativitas untuk tetap menggunakan jaket pelampung, sebagai bentuk antisipasi keselamatan," jelasnya.
Baca juga: Ancaman Angin Kencang, Kecelakaan di Kediri dan Pemenang Lomba Foto Domino
Slamet juga meminta kepada para nelayan, jika cuaca laut sedang buruk, diharapkan mereka lebih baik menunda aktivitasnya.
"Agar hal terburuk benar-benar terhindar demi keselamatan para nelayan," ungkapnya.