jatimnow.com - Sejak Kamis (5/7/2018) sore, warga di Kupang Krajan, Surabaya dikejutkan dengan kedatangan polisi berpakaian preman yang menyelidiki sebuah rumah yang diduga pernah ditempati AN, paman istri terduga teroris Bangil.
"Kemarin juga ada (polisi) yang ke sini mas. Menanyakan keberadaan bapak itu (AN) di kampung ini," kata Hastono, ketua RT setempat saat ditemui jatimnow.com, Jumat (6/7/2018).
Menurut Hastono, AN memang pernah menetap lama di kampung tersebut. Namun sudah beberapa tahun lalu pindah karena rumah yang ditempatinya dijual. Keluarga besar AN akhirnya diboyong, entah ke mana.
Hastono bahkan mengaku, kepindahan AN dan keluarga besarnya dilakukan saat dirinya belum menjabat sebagai Ketua RT. Tapi karena ada beberapa polisi yang menanyakan keberadaan AN, dirinya kemudian memanggil sejumlah warga yang sudah lama tinggal di kampung tersebut.
Menurut warga, AN dan keluarganya memang religus. Meski begitu, sehari-hari AN dan keluarganya cukup ramah. Tentang pekerjaan, warga sekitar tidak mengetahui pasti.
"Sebagai RT, saya hafal betul warga saya. Dan kami pastikan, bapak itu (AN) sudah pindah sejak lama dari kampung ini," beber Hastono.
Rumah yang pernah ditempati AN dan keluarganya adalah rumah sederhana. Rumah itu sudah dihuni oleh orang lain yang sama sekali tidak terkait dengan AN dan keluarganya.
"Kami dan warga juga memastikan, keluarga bapak itu (AN) sudah tidak ada yang tersisa di sini," tegas Hastono.
jatimnow.com memang sengaja mencari keberadaan AN setelah mendapat informasi bahwa AN merupakan keluarga Dina Rohana (40), istri Abdullah (43) terduga teroris yang saat ini tengah diburu polisi setelah bom rakitannya meledak di rumah kontrakan mereka di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan.
Dari infomasi yang dihimpun, AN merupakan paman kandung dari Dina Rohana. AN juga diduga kenal baik dengan Abdullah alias Anwardi. AN, informasinya kerap membesuk sejumlah napi teroris di sebuah lapas di Jawa Timur. Selain di Kupang Krajan Surabaya, AN teridentifikasi memiliki rumah beralamat di Ponorogo.
Dina Rohana saat ini masih diperiksa di Polda Jatim. Anaknya yang berumur tiga tahun dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim karena lukanya terkena ledakan bom yang cukup parah.
Suami Dina yang memiliki tiga identitas masih belum tertangkap setelah bom yang dirakit di rumahnya, Bangil, Pasuruan meledak pada Kamis (5/7).
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Budi Sugiharto
Pengejaran Terduga Teroris Bangil di Kampung Kupang Krajan
Jumat, 06 Jul 2018 12:51 WIB
Reporter :
jatimnow.com
jatimnow.com
Berita Pasuruan
SIER Bakal Tambah Jaringan Pembuangan Limbah di PIER
Cargill dan Wartawan Lintas Daerah Tanam Pohon di Kawasan Prigen
Industri Hijau Minim, PWI Minta Jurnalis Ketat Awasi Pabrik di Jatim
Gubernur Khofifah Kirim Tandon dan Jeriken untuk Warga Pasuruan Atasi Dampak Kekeringan
BPBD Jawa Timur Kerahkan Helikopter Untuk Lakukan Water Bombing di Gunung Arjuno
Berita Terbaru
Isu Pembangunan Alun-Alun Puger, PKL dan Pegiat Sepak Bola Ngadu ke DPRD Jember
PBNU Rilis Tema Hari Santri 2026: Santri Tak Boleh Lupa Akar Pesantren
Tim SAR Temukan Dua Korban Lagi dari Tragedi KM Virgo Transport 8
Cerita Ning Laila Pertahankan Tanahnya, Kuasa Hukum Berhasil Balik Gugatan
Polres Lamongan Tangkap 7 Pengedar Narkotika, Sita 28,25 Gram
Tretan JatimNow
Terpopuler
#1
4,5 Tahun Berjuang, Ibunda Ning Lia Menang dalam Sengketa Tanah di PN Surabaya
#2
Resmi Dilantik, SMSI Lamongan Siap Kawal Program Jaga Desa
#3
Gunungsari-Mastrip Surabaya Macet Panjang Imbas Truk Terguling
#4
Bareskrim Ungkap Penyelundupan Burung Ilegal di Sidoarjo, 2 WN Vietnam Diamankan
#5