Kebakaran di Gunung Bromo, Ini Dugaan Penyebabnya

Senin, 03 Sep 2018 11:44 WIB
Reporter :
Erwin Yohanes
Petugas kepolisian ikut berjuang memadamkan api di Gunung Bromo

jatimnow.com - Kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diduga merupakan ulah masyarakat sekitar yang tak sengaja membuat perapian.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, John Kenedie mengungkapkan masyarakat sekitar sering kali mencari burung dan tanaman-tanaman obat pada malam hari meski sudah dilarang.

"Diduga masyarakat sekitar yang berburu burung dan mengambil tanaman untuk obat-obatan pada malam hari, karena kedinginan mereka membuat perapian dan lupa belum dimatikan apinya. Itu kan kita larang jadi mereka ngambil pas malam hari," ujar John Kenedie saat konferensi pers, Senin (3/9/2018) di kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Baca juga: Api Telah Padam, Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Dini Hari Nanti

Ia pun menghimbau masyarakat sekitar kawasan Gunung Bromo untuk tidak membuat perapian di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Kalau angin kencang bisa terbakar lagi itu nanti. Makanya kita akan pasang pelarangan plang menyalakan api di lokasi yang terbakar saat ini," ungkapnya kembali.

Sebelumnya api membakar kawasan sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mulai Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang hingga area savana sekitar Bukit Teletubies yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Api terlihat membakar sejak Sabtu 1 September 2018 sekitar pukul 09.45 WIB

Baca juga: Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Reporter: Avirista Midaada
Editor: Erwin Yohanes

\

 

 

Baca juga: Kebakaran Gunung Bromo Meluas hingga 70 Hektare, Akses Wisata via Malang dan Lumajang Ditutup

 

 

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Probolinggo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler