Menu Tempe Beraroma Asam, Satgas MBG Jember Bina SPPG Umbulsari

Minggu, 01 Feb 2026 07:00 WIB
Reporter :
Sugianto
Tim Satgas MBG saat meninjau SPPG Umbulsari. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umbulsari. Langkah ini menyusul adanya sorotan masyarakat terkait menu makanan yang dinilai kurang layak dikonsumsi anak-anak.

Ketua Satgas MBG Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa tim menemukan adanya ketidaksempurnaan dalam proses pengendalian mutu bahan pangan, khususnya pada menu tempe yang menjadi sorotan masyarakat.

“Pihak SPPG mengakui terdapat sebagian tempe dengan kualitas kurang layak yang sudah disisihkan. Namun faktanya, masih ada yang terdistribusikan ke sekolah,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Program MBG di Tulungagung Berjalan Normal Selama Ramadan, Ini Pilihan Menunya

“Hal inilah yang kemudian menimbulkan keluhan dari salah satu sekolah karena tempe tersebut diduga beraroma asam,” sambung Helmi.

Sebagai langkah korektif, Satgas MBG Kabupaten bersama Satgas Kecamatan akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh SPPG.

“Ini bukan semata-mata inspeksi, tetapi pembinaan. Kami ingin memastikan quality control bahan dan produk dilakukan secara ketat, termasuk saat penyajian, agar makanan yang diterima anak-anak benar-benar dalam kondisi segar, aman, dan bergizi,” tegasnya.

Baca juga: Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri, Diduga Lakukan Penipuan-Sajikan Menu Tak Layak

Pembinaan tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari pihak kecamatan, puskesmas, tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan lingkungan, hingga unsur TNI dan Polri di tingkat wilayah. Ke depan, puskesmas akan memiliki peran strategis dalam pengawasan.

\

Tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan, dan ahli sanitasi akan dilibatkan secara aktif untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi.

Helmi menegaskan, Pemkab Jember kini terlibat penuh dalam pengawasan SPPG seiring terbukanya akses pengawasan berdasarkan regulasi dan arahan pemerintah pusat, termasuk Permendagri serta perintah langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca juga: Tak Kantongi SLHS, SPPG di Tulungagung Ini Juga Dekat Kandang Kambing

“Pengawasan ini wajib dilakukan. Ini bukan sekadar program administratif, melainkan menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Mereka adalah generasi yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih maju,” ujarnya.

Ke depan, koordinasi antara Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemkab Jember berharap seluruh SPPG semakin terbuka terhadap masukan dan pembinaan demi peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler