jatimnow.com-Seorang pria di Tulungagung tewas diduga karena tersengat aliran listrik saat memperbaiki pompa air. Korban diketahui bernama Mukholis (49), warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol. Saat kejadian korban sedang memperbaiki kebocoran instalasi pipa pompa air di Desa Podorejo. Korban memperbaiki kebocoran tersebut dengan kondisi pompa air masih menyala.
Kapolsek Sumbergempol, AKP M Anshori mengatakan peristiwa ini terjadi kemarin sore. Berdasarkan keterangan saksi pemilik rumah, sekitar pukul 15.00 WIB korban tengah memperbaiki kebocoran instalasi pipa pompa air dalam kondisi mesin masih menyala dan terhubung dengan aliran listrik. Saat dipanggil, korban masih menjawab dan tetap melanjutkan pekerjaannya dengan posisi tengkurap.
"Korban diketahui sedang memperbaiki intalasi pipa dengan kondisi mesin pompa air masih menyala," ujarnta, Senin (16/2/2026).
Baca juga: Sidak Gas LPG di Tulungagung, Temukan Antrian Pembelian di Pangkalan
Saat saksi mengecek sekitar pukul 15.30 WIB, korban ditemukan sudah tergeletak di dekat mesin pompa dalam posisi tengkurap dan tubuh dalam keadaan kaku. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain untuk memutus aliran listrik pada instalasi pompa serta memanggil warga sekitar.Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sumbergempol sekitar pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Polres Tulungagung Larang Penggunaan Sound Horeg Dalam Kegiatan SOTR
"Petugas kepolisian bersama tim medis dan Tim Inafis Polres Tulungagung kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan luar," tuturnya.
Dari hasil visum, ditemukan luka bakar pada bagian lengan kanan dan telapak tangan kiri korban yang diduga akibat sengatan listrik. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga menyatakan telah menerima sepenuhnya penyebab kematian korban yang diduga akibat tersengat aliran listrik.
Baca juga: Operasi Keselamatan Semeru di Tulungagung Telah Rampung, Ini Hasilnya
"Kami menemukan adanya luka bakar di bagian lengan kanan dan telapak tangan kiri yang diduga karena sengatan listrik," pungkasnya.