Program MBG di Tulungagung Berjalan Normal Selama Ramadan, Ini Pilihan Menunya

Sabtu, 21 Feb 2026 09:25 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Korwil BGN Tulungagung Sebrina Mahardika. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung tetap berjalan selama ibadah puasa Ramadan 1447 hijriyah. Adapun menu yang disajikan berupa makanan kemasan sehat MBG.

Dalam keterangan tertulisnya, Korwil BGN Tulungagung Sebrina Mahardika memastikan program tersebut tetap berjalan selama puasa Ramadan. Hanya saja menu yang disajikan adalah makanan kemasan sehat MBG. Menu yang disiapkan berupa makanan kemasan yang diolah oleh SPPG. Makanan didistribusikan menggunakan tote bag yang nantinya akan dikembalikan kepada SPPG.

"Menu kemasan sehat adalah, menu yang diproduksi, diolah, dilakukan pengemasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," tulisnya, Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

Sebrina memastikan bahwa menu kemasan yang disiapkan SPPG harus menerapkan standart operasional prosedur (SOP) keamanan pangan. Dengan cara melakukan pengecekan masa kadaluwarsa hingga kaidah pemenuhan gizi seimbang. Adapun menu yang direkomendasikan oleh BGN berupa telur asin, abon, dendeng sapi kering, buah, kurma atau makanan lokal lainya dengan tetap memperhatikan mutu serta keamanan pangan sesuai standart gizi penerima manfaat.

"Tetap menerapkan SOP keamanan pangan dengan mengecek masa kadaluwarsa, perizinan produk seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan kaidah pemenuhan gizi seimbang, Tidak dianjurkan menggunakan menu cepat basi, pedas, berpotensi gangguan pencernaan dan produk Ultra-Processed Food (UPF)," paparnya.

Baca juga: Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Adapun jadwal distribusi dilakukan pada pagi pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Serta distribusi siang pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Waktu distribusi tetap berjalan normal setelah SPPG melakukan koordinasi dengan penerima manfaat.

\

"SPPG diperkenankan untuk merapel pendistribusian makanan paling banyak untuk tiga hari," ungkapnya.

Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Tulungagung Menjadi Tersangka Perzinahan di Tuban

Distribusi menu MBG juga dapat dilakukan dengan alternatif mengantar ke sekolah, poyandu dan balai desa. Bisa juga pembagian menu MBG dilakukan di SPPG dengan sistem take away terjadwal.

"Distribusi juga bisa dilakukan dengan cara delivery ke penerima manfaat di titik yang disepakati. Seperti ke RT/RW, balai desa, posyandu, koramil, polsek dan lainya. Untuk perkembangan lainya tetap mengikuti arahan dan petunjuk BGN," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler