1.600 Rumah di Malang Direnovasi Melalui Program Gotong Royong Merah Putih

Rabu, 01 Jul 2026 22:00 WIB
Reporter :
Avirista Midaada
Warga menunjukkan hasil bedah rumah dalam Program Gotong Royong Merah Putih. (Foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 1.600 rumah di Kabupaten Malang mendapat bantuan bedah rumah melalui Program Gotong Royong Renovasi Merah Putih. Renovasi rumah tersebut didanai melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta dan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia. Sebanyak 25 unit di antaranya dibangun oleh Ciputra Group.

Sujianto merupakan satu dari 25 warga penerima bantuan bedah rumah yang menjadi bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sehari-hari, ia bekerja sebagai kuli bangunan, sedangkan istrinya, Jami’ah, bekerja sebagai buruh tani.

Sujianto masuk dalam Desil 3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berada di bawah koordinasi Badan Pusat Statistik (BPS). Keterbatasan pendapatan membuatnya belum mampu memiliki rumah yang layak huni.

Baca juga: Kolaborasi Pramuka dan RSTN, Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri

Jami’ah menuturkan rasa senangnya karena rumahnya menjadi satu dari 25 rumah yang direnovasi melalui program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan dukungan dana CSR Ciputra Group. Ia mengaku tidak menyangka menjadi salah satu penerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah sangat senang. Saya sebenarnya tidak menyangka bisa mendapat bantuan ini. Pada Februari lalu saya didatangi petugas, ditanya-tanya dan difoto. Saat itu saya tidak tahu kalau akan mendapat bantuan, bahkan sempat takut pada awalnya,” ungkap Jami’ah, Rabu (1/7/2026).

Proses renovasi dimulai pada Mei 2026. Seluruh bangunan rumah seluas 40 meter persegi itu dirobohkan untuk kemudian direnovasi secara total, mulai dari lantai, dinding, hingga atap.

“Renovasinya sudah selesai sekitar seminggu lalu. Dulu rumahnya sering bocor saat hujan. Sekarang, Alhamdulillah sudah bagus, lantainya juga sudah bagus,” ujarnya.

Baca juga: Gus Fawait Targetkan Bedah 1.000 Rumah Tak Layak Huni di Jember Tahun Ini

General Manager Citraland Puncak Tidar, Deddy Hasli Hidayat, mengatakan renovasi rumah milik Sujianto menelan anggaran sebesar Rp25 juta. Renovasi tersebut merupakan bagian dari 25 rumah yang dibedah oleh Ciputra Group melalui proyek yang dijalankan di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

\

“Di Kabupaten Malang ada 25 rumah. Sebanyak 10 rumah sudah selesai, sementara empat rumah masih dalam proses pengerjaan. Sisanya ditargetkan selesai pada akhir tahun. Kami mengutamakan Desa Kalisongo, dan jika masih ada kuota, akan dilanjutkan ke desa lain,” ungkap Deddy.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Farid Habibah, mengatakan bahwa terdapat sekitar 1.600 rumah yang akan direnovasi melalui program 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Secara keseluruhan, untuk mendukung program 3 juta rumah, capaian Kabupaten Malang pada tahun 2026 ini sudah mencapai lebih dari 1.600 rumah,” kata Farid.

Baca juga: Bupati Trenggalek Tinjau 17 Rumah yang Dibedah di Momen 17 Agustus

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Rini Dyah Mawarty, mengungkapkan bahwa program renovasi ini merupakan bagian dari target pemerintah untuk merenovasi 3 juta rumah tidak layak huni dengan melibatkan pihak swasta.

“Salah satu program prioritas Presiden adalah program 3 juta rumah. Salah satu skemanya melalui CSR, termasuk CSR dari Ciputra, yang diarahkan untuk membantu rumah-rumah tidak layak huni,” ujar Rini.

Menurutnya, renovasi rumah tidak layak huni diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas bangunan sekaligus memastikan rumah tersebut memenuhi standar kelayakan fungsi bagi penghuninya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Malang

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler