jatimnow.com – Kabar gembira bagi para pengguna kendaraan listrik (EV) yang kerap melakukan perjalanan lintas provinsi. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi mengoperasikan lima unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di Rest Area Tol 575A dan 575B pada ruas Tol Solo–Ngawi.
Kelima SPKLU tersebut dibekali dengan kapasitas daya yang mumpuni, yakni masing-masing sebesar 180 kW (ultra fast charging). Berada di jalur utama penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur, kelima stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul strategis yang memberikan rasa aman dan kemudahan bagi pemudik atau pelaku perjalanan jarak jauh.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa masifnya pembangunan SPKLU ini adalah bukti nyata dukungan PLN terhadap program pemerintah dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik sekaligus menekan emisi karbon menuju Net Zero Emissions (NZE).
Baca juga: Penggunaan Kendaraan Listrik di Tulungagung Naik 40 Persen, PLN Sediakan Dua SPKLU dan Tiga SPLU
"Setiap kendaraan listrik yang mengaspal adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan. Semakin lengkap infrastruktur pengisian daya yang kita bangun, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Inilah kontribusi nyata PLN untuk energi yang lebih bersih," terang Eric, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: SIER Resmikan SPKLU Fast Charging di Surabaya, 15 Persen Energi dari Solar Panel
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan tol, ekspansi ekosistem kendaraan listrik yang dilakukan PLN UID Jatim juga mulai merambah lingkungan pendidikan keagamaan. Di waktu yang berdekatan, PLN turut meresmikan fasilitas SPKLU di area Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan.
Langkah inovatif ini mendapat sambutan hangat dari Pengurus dan Pengasuh Ponpes Al-Fatah Temboro, K.H. Anwar Mughist. Ia menilai fasilitas tersebut adalah wujud sinergi yang sangat baik antara PLN dan lembaga pesantren.
Baca juga: Polresta Malang Kota Akan Buka SPKLU untuk Umum
"Kami sangat mengapresiasi dukungan PLN. Kehadiran fasilitas SPKLU ini tidak hanya memberikan kemudahan operasional bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi yang terpenting adalah menjadi sarana edukasi bagi para santri dan masyarakat sekitar mengenai urgensi energi bersih serta kelestarian lingkungan," ujar K.H. Anwar.