Dua Penggali Sumur di Trenggalek Tewas Tertimbun Tanah dan Batu

Selasa, 04 Agu 2026 12:00 WIB
Reporter :
Dadang Kurnia
Tim SAR melakukan evakuasi korban tertimbun material longsoran sumur di Trenggalek. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nasib nahas menimpa dua pekerja galian sumur di Desa Besuki, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai tertimbun material longsoran di kedalaman sekitar 13 meter.

Tim Rescue Pos SAR Trenggalek bersama unsur SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah kedua korban, yakni Nur Rohman (46) dan Jemiyo (57), pada Selasa (4/8/2026) dini hari.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku Search Mission Coordinator (SMC), menyatakan bahwa satu tim Rescue Pos SAR Trenggalek langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan insiden tersebut.

Baca juga: 5 Warga Pamekasan Tewas Diduga Hirup Gas Beracun dalam Sumur

"Setibanya di lokasi, tim segera melakukan asesmen. Seorang rescuer (penyelamat) diturunkan ke dasar sumur menggunakan sistem vertical rescue untuk menjangkau kedua korban," ujar Nanang.

Proses evakuasi di ruang terbatas ini terbilang sangat berisiko. Komandan Tim Rescue Pos SAR Trenggalek, Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa kendala utama di lapangan adalah kondisi dinding galian yang rawan mengalami longsor susulan, serta material tanah bercampur batu tebal yang menimpa korban.

Selain itu, kondisi dasar sumur berpotensi memiliki kadar oksigen rendah dan mengandung gas beracun mematikan yang tidak terdeteksi oleh indra manusia.

Baca juga: Napi Narkoba Lapas Jember Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Oleh karena itu, petugas yang turun wajib dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta tabung oksigen mandiri atau Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).

\

Setelah berhasil mencapai dasar sumur, petugas mengikatkan tali pada tubuh korban untuk proses pengangkatan. Demi standar keselamatan, petugas ditarik kembali ke permukaan terlebih dahulu sebelum kedua korban dievakuasi secara bergantian.

Jenazah Jemiyo berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 01.05 WIB, disusul oleh jenazah Nur Rohman pada pukul 01.30 WIB. Usai dievakuasi, kedua jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Petaka di Sumur Tua

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim di lapangan, tragedi maut ini bermula pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Saat itu, kedua korban tengah bekerja menambah kedalaman sumur.

Nahas, tanpa tanda-tanda sebelumnya, dinding sumur tiba-tiba ambrol dan langsung menimbun keduanya di dasar galian. Warga yang menjadi saksi mata kejadian tersebut langsung melapor kepada petugas berwenang.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Trenggalek

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler