jatimnow.com – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mengebut penyelesaian proyek pelebaran Jalan Tol Surabaya–Gempol, khususnya pada segmen Kejapanan–Gempol. Memasuki minggu ke-48 pelaksanaan proyek, progres pengerjaan fisik kini nyaris tuntas dengan capaian menyentuh angka 97,767 persen.
Pelebaran jalan tol yang difokuskan pada titik KM 769+450 hingga KM 772+650 ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan kapasitas ruas jalan, mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, serta memastikan kelancaran mobilitas pengguna jalan tol.
Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Dary Achmad Budi, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan langkah percepatan di lapangan agar sisa pekerjaan dapat rampung tepat waktu.
Baca juga: Siap Beroperasi, Wapres Gibran Tinjau Tol Prosiwangi
“Kami terus mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan tersisa melalui percepatan di lapangan agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan. Kami pastikan pengerjaan ini tetap mengutamakan keselamatan kerja, mutu pekerjaan, serta kenyamanan para pengguna jalan,” ujar Dary, Selasa (4/8/2026).
Baca juga: Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam
Guna memastikan keamanan selama sisa waktu pengerjaan, JTT berkolaborasi dengan pihak terkait untuk menerapkan pengaturan lalu lintas secara ketat. Perlengkapan keselamatan dan rambu peringatan telah disiagakan di sepanjang area proyek.
Pengawasan berkala juga terus diintensifkan oleh tim di lapangan guna memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai dengan standar mutu dan keselamatan.
Baca juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol
Menyikapi potensi gangguan arus lalu lintas, pihak JTT menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat alat berat maupun penyempitan lajur sementara.
JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk berhati-hati dan selalu waspada saat melintasi area proyek. Pengguna jalan juga diminta mematuhi seluruh rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, mengurangi kecepatan kendaraan saat mendekati titik KM 769 hingga KM 772, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.