jatimnow.com - Sebuah SDN di Lamongan menjadi pionir penggerak ketahanan pangan mandiri. Berita ini banyak dipilih pembaca pada Rabu (12/8/2026). Selain itu opini tentang monyet ekor panjang yang sering digunakan untuk penelitian medis juga menarik minat pembaca. Rapor lima pemain Persebaya Surabaya tak luput dari perhatian para pembaca.
Redaksi merangkum tiga berita pilihan pembaca sebagai berikut.
SDN di Lamongan Menjadi Pionir Penggerak Ketahanan Pangan Mandiri
Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lamongan mulai bertrasformasi menjadi salah satu pionir penggerak ketahanan pangan secara mandiri. Seperti tampak di SDN Keting, Kecamatan Sekarang, Lamongan yang berhasil menghadirkan pembelajaran inklusif melalui taman edukasi.
Baca juga: Kecelakaan Tulungagung, Relawan Surabaya Hingga Penutupan Garasi Truk Tronton
Monyet Ekor Panjang, Hama yang Bernilai Mahal
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) sering digunakan dalam penelitian medis karena DNA dan beberapa organ tubuhnya memiliki kemiripan dengan manusia. Hewan ini digunakan untuk pengujian obat, vaksin, serta berbagai penelitian terkait otak dan penyakit lainnya. Nilai ekonominya cukup tinggi, tetapi pemanfaatannya juga menuai berbagai kritik, terutama terkait aspek etika dan kesejahteraan hewan. Status Konservasi Monyet Ekor Panjang
Rapor 5 Pemain Persebaya Surabaya di Pramusim, Rivera hingga Yuran Disorot
Persebaya Surabaya punya modal positif sebelum memasuki Super League 2026/2027. Gelar juara di turnamen pramusim menjadi salah satu buktinya. Namun, bukan hanya trofi yang menjadi catatan, performa sejumlah pemain juga mencuri perhatian tim pelatih.
Baca juga: Adu Spesifikasi Galaxy A27, Oknum Dishub dan Satpol PP Dipecat, Tasyakuran Bonek