KKN Kolaboratif 2026 di Jember Berakhir, Gus Fawait: Ikut Terlibat Pendataan Desil 2

Rabu, 26 Agu 2026 09:50 WIB
Reporter :
Sugianto
Penutupan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2026 di Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2026 yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jember resmi berakhir. Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut para mahasiswa turut berkontribusi dalam pendataan Desil 2 yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Dalam acara penarikan peserta KKN di Alun-Alun Jember, Senin (24/8/2026), Bupati Fawait menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah menjalankan pengabdian di tengah masyarakat selama masa KKN.

Penarikan tersebut menandai berakhirnya rangkaian KKN Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Jember. Selama berada di lapangan, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat sesuai program yang telah disusun.

Baca juga: Kirab Ancak Agung Jember Cetak 2 MURI: Terbanyak-Tertinggi dari Suwar-suwir

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menilai pelaksanaan KKN berjalan baik. Menurutnya, para mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat dan menjalankan pengabdian secara santun sehingga kehadiran mereka diterima dengan baik di berbagai wilayah.

Salah satu kontribusi yang mendapat perhatian adalah keterlibatan mahasiswa dalam pendataan Desil 2. Hingga berakhirnya pelaksanaan KKN, proses pendataan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen. Pendataan dilakukan secara langsung melalui pendekatan kepada masyarakat guna memperoleh gambaran kondisi sosial dan ekonomi warga yang lebih akurat.

Menurut Gus Fawait, pendataan tersebut bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya upaya pengentasan kemiskinan. Data yang akurat diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyalurkan berbagai program dan intervensi secara tepat sasaran.

Baca juga: Kirab 527 Ancak Agung Jember, Merawat Warisan Budaya

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para mahasiswa dan dosen pembimbing, Gus Fawait bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jember yang hadir memberikan apresiasi secara simbolis dengan membungkukkan badan ke arah peserta KKN. Momen tersebut menjadi ungkapan terima kasih atas kontribusi mereka dalam membantu pembangunan daerah.

\

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, mengatakan KKN Kolaboratif merupakan wujud sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk belajar, tetapi juga membawa gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar pengabdian mahasiswa memberikan manfaat yang semakin luas bagi Jember,” ujarnya.

Baca juga: 7,4 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Jember Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai

Menurut Nurul, keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat juga menjadi ruang pembelajaran untuk memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial serta mampu memberikan kontribusi setelah kembali ke lingkungan akademik maupun saat memasuki dunia profesional.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap kolaborasi lintas perguruan tinggi ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler