jatimnow.com - Sebagian besar wilayah di Jawa Timur diperkirakan menikmati cuaca cerah pada Kamis (27/8/2026). Kondisi ini sejalan dengan musim kemarau yang masih berlangsung, dengan suhu udara di sejumlah daerah mencapai lebih dari 33 derajat Celsius.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kota Mojokerto menjadi wilayah dengan suhu tertinggi hari ini, yakni mencapai 34 derajat Celsius. Sementara itu, beberapa daerah lain seperti Jombang, Ngawi, Bojonegoro, Lamongan, Kota Madiun, dan Kota Surabaya juga diperkirakan mengalami suhu maksimum hingga 33 derajat Celsius.
Cuaca cerah mendominasi wilayah Mataraman dan Pantura Jawa Timur. Ponorogo, Kediri, Jember, Situbondo, Probolinggo, Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan hingga Surabaya diprakirakan cerah sepanjang hari.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini, Tak Hanya Surabaya yang Panas
Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami kondisi udara kabur. Fenomena ini diperkirakan terjadi di Pacitan, Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Malang. Sementara Kota Batu menjadi satu-satunya wilayah yang diprakirakan mengalami kabut atau asap dengan suhu relatif dingin berkisar 14 hingga 24 derajat Celsius.
Baca juga: Jatim Belum Sepenuhnya Bebas Ancaman Angin Kencang, Kali Ini Intai Situbondo
Wilayah pegunungan dan kawasan selatan Jawa Timur cenderung memiliki suhu lebih sejuk. Pacitan diperkirakan bersuhu 19-26 derajat Celsius, Trenggalek 20-26 derajat Celsius, Lumajang 20-27 derajat Celsius, serta Kota Batu yang mencatat suhu terendah di Jawa Timur hari ini.
Adapun cuaca berawan diprediksi menyelimuti sejumlah daerah seperti Tulungagung, Blitar, Banyuwangi, Pasuruan, Gresik, serta sebagian besar wilayah Madura meliputi Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini: Mayoritas Cerah, Kota Batu Berkabut
Dari sisi kelembapan udara, Kota Batu menjadi wilayah dengan tingkat kelembapan tertinggi mencapai 99 persen. Sementara Situbondo mencatat kelembapan minimum terendah, yakni 31 persen, yang berpotensi membuat udara terasa lebih kering pada siang hari.
Masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi tubuh dan memperbanyak konsumsi air putih saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah yang diperkirakan mengalami suhu panas pada siang hari. Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan di daerah yang berpotensi mengalami udara kabur maupun kabut, terutama pada pagi dan malam hari.