jatimnow.com - Diduga karena korsleting listrik, sebuah rumah di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
Kasi Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan, sekitar pukul 07.42 WIB petugas mendapatkan informasi telah terjadi kebakaran rumah milik Nursiyah (71) warga Desa Rejoagung. Petugas segera menerjunkan tim untuk mendatangi lokasi kebakaran.
"Kami menerjunkan satu armada damkar dan dua water suply ke lokasi kebakaran," ujarnya, Sabtu (12/9/2026).
Baca juga: Kenalkan Sejarah, Pemkab Tulungagung Gelar Pameran Temporer Museum Daerah 2026
Sesampainya di lokasi petugas segera melakukan pemadaman. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga api benar-benar padam.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun rumah, dua sepeda motor dan peralatan rumah tangga milik korban ludes terbakar," terangnya.
Berdasarkan keterangan yang didapat, peristiwa bermula saat saksi mendengar teriakan korban yang berasal dari dalam rumah. Saat itu api sudah membesar dan membakar dua kamar rumah.
Baca juga: Berdalih Agar Kuat Kerja, 2 Relawan SPPG di Tulungagung Konsumsi Sabu
Saksi segera mengendong korban keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar untuk mengeluarkan barang berharga. Namun api semakin membesar dan memabakar isi rumah.
"Akibat insiden tersebut, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp200 juta," pungkasnya.
Dari hasil pemeriksaan, diduga kebakaran rumah disebabkan karena korsleting listrik pada stop kontak di salah satu kamar.
Baca juga: Perjalanan Kereta Api di Tulungagung Terganggu Akibat Temuan Batu Diatas Rel
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan mengecek secara rutin kelistrikan di rumah untuk mencegah potensi terjadinya kabakaran," pungkasnya.