jatimnow.com - Sikap berbeda ditunjukan Ipda Purnomo "polisi baik" asal Kabupaten Lamongan usai bertemu Badan Pusat Statistik (BPS) di Polres Lamongan, Jumat (2/10/2026) siang.
Meski sempat geram dengan kehadiran petugas BPS saat menanyakan penghasilan media sosial, Ipda Purnomo kini justru meminta warga untuk mendukung petuas BPS.
Sebelumnya, Ipda Purnomo menjadi perbincangan karena mematikan monetisasi penghasilan akun Youtube usai didatangi petugas.
Baca juga: Resmi Dilantik, SMSI Lamongan Siap Kawal Program Jaga Desa
Langkah Ipda Purnomo tersebut mendapat banjir dukungan dari nitezen hingga konten keraton, hingga komedian Sule.
Dukungan diberikan kepada Ipda Purnomo karena aksi sosialnya selama ini dinilai memiliki banyak maanfaat, apalagi keikhlasannya dalam merawat ratusan ODGJ.
Banyak yang menganggap bahwa petugas yang dimaksud Ipda Purnomo dalam postingan awalnya adalah petugas pajak yang kemudian memicu emosi warganet.
Baca juga: Bahas Regulasi Terbaru dari BGN, Satgas MBG Lamongan Kumpulkan SPPG
Namun, dari postingan terbarunya Ipda Purnomo menjelaskan bahwa petugas yang mendatangi rumahnya bukan petugas pajak melainkan petugas Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia kemudian mengajak seluruh warga dan penontonya untuk mendukung petugas BPS dan membantu memberikan keterangan dalam pendataan.
"Jika ada petugas BPS yang datang ke rumah kita bertanya semua dibutuhkan datanya ayo kita bantu," ungkap Ipda Purnomo dalam videonya, Jumat (3/10/2026).
Baca juga: Kecelakaan Truk di Lamongan, Satu Orang Tewas Terjepit
Ipda Purnomo juga menyampaikan jika pertemuanya dengan BPS di Polres Lamongan adalah untuk mengklarifikasi bahwa data yang diberikan ke BPS tidak ada kaitanya dengan pajak.
"Data yang diberikan ke BPS tidak ada kaitanya dengan pajak, Alhamdulillah saya bayar pajak saya kepolisian harus memberikan contoh wajib bayar pajak," bebernya.