jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui portal Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) merilis data pemantauan harga komoditas pangan pokok di tingkat konsumen. Secara umum komoditas utama seperti beras dan kelompok daging berada dalam pergerakan harga yang stabil. Namun, petugas pemantau mencatat adanya pergerakan kenaikan harga pada sejumlah bahan hortikultura, khususnya kelompok cabai di beberapa pasar daerah.
Komoditas beras premium dipasarkan pada rata-rata harga Rp15.087 per kilogram, sementara beras medium dijual pada rerata harga Rp13.030 per kilogram. Untuk komoditas gula kristal putih, Siskaperbapo mencatat harganya berada pada kisaran rata-rata Rp17.329 per kilogram. Sedangkan minyak goreng curah dibanderol seharga Rp20.503 per kilogram dan varian kemasan Minyakita dipasarkan pada rata-rata harga Rp15.945 per liter.
Di sektor pasokan daging dan protein hewani, daging sapi paha belakang dijual dengan harga rata-rata Rp132.969 per kilogram. Untuk komoditas unggas, Siskaperbapo memaparkan bahwa harga daging ayam ras berada pada rata-rata Rp38.626 per kilogram, serta telur ayam ras dijual dengan rerata harga Rp24.512 per kilogram.
Baca juga: BMKG Prakirakan Cuaca Provinsi Jawa Timur Didominasi Cerah Berawan Hingga Hujan
Sementara itu pada kelompok hortikultura dan bumbu dapur, Siskaperbapo menyebutkan bahwa cabai merah keriting menyentuh angka rerata Rp47.318 per kilogram, sedangkan cabai merah besar berada pada kisaran harga Rp37.458 per kilogram. Harga cabai rawit merah mencapai rata-rata harga Rp68.985 per kilogram. Pengelola data turut mencatat bahwa bawang merah dipasarkan seharga Rp26.833 per kilogram dan bawang putih impor jenis Honan dipasarkan pada rerata harga Rp28.911 per kilogram. Adapun untuk komoditas energi rumah tangga, gas elpiji tiga kilogram dilaporkan dijual pada rata-rata harga Rp19.884 per tabung.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Jawa Timur: Daging Sapi Stabil
Pihak Siskaperbapo menerangkan bahwa pergerakan harga beras medium paling tinggi di wilayah Jawa Timur tercatat berada di Kabupaten Situbondo dengan harga Rp14.333 per kilogram, sedangkan harga terendah ditemukan di Kabupaten Trenggalek sebesar Rp11.600 per kilogram. Di sisi lain, lonjakan harga cabai rawit merah dilaporkan paling signifikan terjadi di Kabupaten Lumajang hingga menembus angka Rp80.000 per kilogram akibat terbatasnya pasokan lokal. Pihak dinas setempat mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan harga secara berkala melalui portal resmi Siskaperbapo guna mengantisipasi gejolak harga pangan harian.