jatimnow.com - Gelaran Pekan Raya Jatim (PRJ Jatim) 2026 resmi bergulir di Grand City Convex Surabaya mulai 8 hingga 18 Oktober 2026.
Memasuki pelaksanaan tahun keempat, produsen barang konsumen OT Group kembali ambil bagian untuk ketiga kalinya guna mendorong gairah ekonomi daerah.
Ajang pameran yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini hadir lebih luas. Berdiri di atas area seluas 13.380 meter persegi, PRJ Jatim 2026 menampung lebih dari 250 stan pameran.
Baca juga: Investasi Hotel di Madura Menjamur, Akademisi Usul Karyawan Pakai Baju Sakera
Panitia menargetkan transaksi keuangan menembus Rp50 miliar dengan serapan 270.000 pengunjung selama 11 hari penyelenggaraan.
Director & COO OT Group, Donny, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam ajang ini merupakan langkah strategis. Jawa Timur dinilai sebagai kawasan penting, baik dari sisi penguasaan pasar maupun rantai distribusi operasional perusahaan.
"Dukungan kami terhadap PRJ Jatim bentuk komitmen untuk berkontribusi di wilayah yang krusial bagi pertumbuhan bisnis. Kami ingin berinteraksi langsung dengan konsumen sekaligus membuka ruang gerak bagi aktivitas perdagangan lokal," ujar Donny.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Staf Dafam Pacific Caesar Surabaya Pakai Baju Adat
Pengunjung dapat menemukan ragam produk kebutuhan harian keluaran OT Group. Melalui interaksi tatap muka di stan pameran, perusahaan juga memanfaatkan momentum ini untuk menjaring masukan langsung dari para pelanggan.
Marketing Director PT Jakarta International Expo, Ralph Scheunemann, menyambut positif konsistensi keterlibatan manufaktur tersebut.
Partisipasi brand berskala nasional dinilai penting untuk menjaga daya tarik pameran tahunan ini.
Baca juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis
"Kehadiran perusahaan seperti OT Group membuktikan PRJ mampu menjadi wadah efektif yang mempertemukan pelaku usaha dan konsumen. Kolaborasi ini diharapkan dapat menggeliatkan perekonomian Jawa Timur," kata Ralph.
PRJ Jatim 2026 menampilkan etalase produk yang beragam, mulai dari kuliner, elektronik, kebutuhan rumah tangga, fesyen, otomotif, hingga produk kecantikan dan pariwisata. Pameran ini diharapkan terus konsisten menjadi motor penggerak transaksi perdagangan masyarakat.