jatimnow.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono berkomitmen memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Ia ingin kehadiran polisi semakin dirasakan warga, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman.
Komitmen tersebut disampaikan Dekananto setelah resmi dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jumat (9/10/2026).
Dekananto menyebut jabatan Kapolda Jatim sebagai amanah besar yang tidak hanya membawa tanggung jawab terhadap institusi, tetapi juga kepada masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri.
Baca juga: Sosok Irjen Dekananto Eko Purwono, Kapolda Jatim Kelahiran Bojonegoro
“Pertama-tama saya mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas amanah sebagai Kapolda Jatim. Jabatan adalah amanah dan setiap amanah selalu membawa tanggung jawab yang besar. Bukan hanya tanggung jawab terhadap institusi, tetapi juga terhadap masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri,” ujar Dekananto.
Ia menegaskan akan mendukung program Asta Cita Presiden sekaligus menjalankan tagline Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat, dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur.
Baca juga: Mutasi Perdana Kapolri Suyudi, 19 Kapolda Bergeser Termasuk Jawa Timur
Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam memberikan pelayanan, menyelesaikan persoalan warga, maupun menjaga keamanan dan ketertiban.
“Saya akan mendukung dan menjalankan program Asta Cita Bapak Presiden, dan menjabarkan tagline Bapak Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Saya mohon maaf, warga Jatim, apabila masih ada sebagian masyarakat yang merasa ada polisi yang belum dekat dan tidak bersama-sama. Sekali lagi saya mohon maaf,” katanya.
Dekananto juga mengajak seluruh jajaran Polda Jatim untuk semakin dekat dengan masyarakat dan bergandengan tangan menjaga keamanan serta ketertiban di Jawa Timur.
Baca juga: 5.636 Maba UMM Jalani Pesmaba, Ada Mahasiswa Asing Dari 29 Negara
Ia menekankan bahwa kehadiran polisi tidak boleh terbatas pada saat terjadi gangguan keamanan atau persoalan hukum. Anggota Polri juga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mendengarkan keluhan warga, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan rasa aman.
Melalui pendekatan tersebut, Dekananto berharap kedekatan Polri dengan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Jawa Timur.