jatimnow.com - Peringati Hari Santri Nasional, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lamongan menggelar kegiatan ngontel bersarung. Panitia juga menyiapkan hadiah seekor kambing untuk meramaikan kegiatan tersebut. Polda Jawa Timur menindaklanjuti laporan dugaan penggelapan dana Arisan Meow senilai Rp3,5 miliar yang dilaporkan delapan orang. Penyidik kini mendalami laporan tersebut dengan memeriksa keterangan para pihak dan bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmennya memberantas peredaran obat keras daftar G yang berpotensi memicu kenakalan remaja, tawuran, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Redaksi merangkum berita pilihan pembaca sebagai berikut:
Serunya Ngontel Bersarung Berhadiah Kambing di Lamongan
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lamongan menggelar kegiatan ngontel bersarung untuk memperingati Hari Santri Nasional sekaligus menyambut Pra-Konferensi. Kegiatan ini dikemas unik dengan mengusung semangat dan nuansa khas santri. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa seekor kambing yang menambah semarak acara.
Baca juga: Cinta Bersemi di Kampus, Lelang Jabatan Pemkab Tulungagung, Wisudawan Termuda ITS
Polda Jatim Mulai Dalami Kasus Arisan Meow Rp3,5 Miliar, Minta Korban Sabar
Polda Jawa Timur menindaklanjuti laporan dugaan penggelapan dana Arisan Meow senilai Rp3,5 miliar yang dilaporkan delapan orang. Penyidik kini mendalami laporan tersebut dengan memeriksa keterangan para pihak dan bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara. Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast memastikan laporan yang dilayangkan Ara Herawati itu tengah ditangani sesuai prosedur hukum.
Kapolda Jatim Atensi Peredaran Obat Keras Daftar G Pemicu Kenakalan Remaja
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmennya memberantas peredaran obat keras daftar G yang berpotensi memicu kenakalan remaja, tawuran, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dekananto menyebut pemberantasan peredaran obat keras tersebut menjadi salah satu perhatian utamanya dalam memimpin Polda Jatim.
Baca juga: Demonstrasi AMPB dan Rotasi Pejabat di Lingkup Pemkab Tulungagung