jatimnow.com - Inter Kediri mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 4 dengan menunjuk Alfiat dan Muslim Habibi sebagai duet pelatih. Keduanya diharapkan mampu membawa tim menembus putaran nasional sebagai target awal musim ini.
CEO Inter Kediri, Tomi Ari Wibowo, mengatakan keputusan menunjuk kedua pelatih tersebut diambil melalui rapat pengurus. Alfiat dipilih karena memiliki pengalaman panjang di sepak bola nasional, sedangkan Habibi diharapkan mampu menggali potensi pemain lokal Kediri.
“Kita gandengkan nanti, pemain-pemain Kediri biar dipegang Coach Habibi, sedangkan Alfiat akan memantau pemain dari luar daerah terutama dalam memenuhi slot pemain senior,” kata Tomi.
Baca juga: Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat
Menurut Tomi, pengalaman Alfiat menjadi salah satu pertimbangan utama. Selain memiliki rekam jejak di sepak bola nasional, ia juga dinilai mempunyai jaringan pemain yang luas untuk membantu memperkuat skuad Inter Kediri.
Tomi menambahkan, komunikasi dengan Alfiat telah terjalin selama beberapa bulan terakhir. Meski mendapat tawaran dari sejumlah klub, Alfiat akhirnya memilih bergabung dengan Inter Kediri.
Sementara itu, Inter Kediri mulai membuka seleksi pemain kelahiran 2004 hingga 2007. Seleksi terbuka tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) pukul 07.00 WIB di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri.
Baca juga: Raih Kemenangan, Persid Jember Buka Peluang di 8 Besar Liga 4 Jatim
Tomi mengatakan, seleksi ini menjadi kesempatan bagi pemain muda yang memiliki potensi untuk menunjukkan kemampuan dan bergabung dengan Inter Kediri.
“Kita buka seleksi supaya mereka bisa bergabung, ikut seleksi, dan menunjukkan kemampuannya,” ujarnya.
Seleksi terbuka tersebut rencananya hanya digelar satu kali. Setelah itu, proses penjaringan pemain akan dilanjutkan melalui seleksi tertutup.
Baca juga: Persid Jember Minta Maaf atas Insiden Pelemparan Bus Persida Sidoarjo
Selain memburu talenta muda, Inter Kediri juga mempertimbangkan perekrutan pemain yang masih aktif bermain dan memiliki pengalaman di kompetisi Liga 1 maupun Liga 2. Sejumlah pemain dari luar Kediri turut masuk dalam penjajakan untuk memperkuat komposisi tim, khususnya mengisi slot pemain senior.
Melalui kombinasi pelatih berpengalaman, talenta lokal, dan pemain yang memiliki jam terbang di kompetisi level lebih tinggi, Inter Kediri menargetkan bisa bersaing dan menembus putaran nasional Liga 4.