Laris Manis di GP Mandalika, Omzet UMK Binaan Pertamina Naik 207 Persen

Selasa, 13 Okt 2026 21:03 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Perawatan tubuh diminati pengunjung domestik maupun mancanegara dalam perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (Foto: Pertamina for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak cuma menyuguhkan aksi adu kecepatan para pebalap dunia. Di balik deru mesin di Sirkuit Mandalika, ribuan penonton meramaikan Festival Pertamina Energizing Indonesia yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Ajang yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus ini menjadi panggung besar bagi 30 UMK binaan lokal. Berlokasi tepat di belakang tribun Grandstand A, bazar tersebut sukses membukukan total nilai transaksi hingga Rp4,2 miliar selama tiga hari gelaran.

Angka pencapaian ini berasal dari penjualan Official Merchandise senilai Rp3,4 miliar serta lapak Bazar UMK yang menyumbang lebih dari Rp800 juta. Penjualan UMK lokal tercatat melonjak tajam hingga 207 persen dibandingkan gelaran tahun lalu yang meraih Rp260 juta.

Baca juga: Pertamina Ubah Gudang Sampah Gresik Jadi Fasilitas Layak Demi Cegah Karhutla

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa ajang balap internasional ini sengaja dimanfaatkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga sekitar.

"Ajang Pertamina Grand Prix bukan sekadar tontonan balap kelas dunia, melainkan momentum emas bagi UMK Indonesia untuk naik kelas. Kami ingin memastikan kehadiran Pertamina memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal di Lombok," ujar Ahad.

Di area festival, ragam produk lokal mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga perawatan tubuh diminati pengunjung domestik maupun mancanegara.

Tahun ini, pengelola juga menambah fasilitas Reflexy Corner yang langsung diserbu penonton usai menyaksikan balapan.

Shelly, wisatawan asal Inggris, mengaku terkesan dengan kelengkapan produk dan suasana festival di Mandalika.

Baca juga: Pertamina Jamin Mutu BBM Balap MotoGP Mandalika 2026

"Atmosfer festivalnya sangat meriah dan pilihan produk UMK-nya lengkap sekali. Mulai dari kuliner khas, kerajinan, sampai produk perawatan kulit lokal semuanya berkualitas dengan harga terjangkau," tutur Shelly saat mencoba layanan pijat refleksi.

\

Bagi para pelaku usaha kecil, kesempatan tampil di ajang balap dunia ini membawa berkah tersendiri. Owner kabaRBaik Coffee, Didik Wahyudi, mengaku hasil penjualan produknya jauh melampaui target harian.

"Berjualan di dekat tribun Grandstand A memberikan pengalaman luar biasa. Produk kami bisa dilihat dan dibeli oleh wisatawan dari berbagai negara. Omzet yang kami dapatkan selama tiga hari ini jauh melampaui ekspektasi," kata Didik.

Hal senada disampaikan Sudiman, perajin kain tenun sekaligus Local Hero dari program binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok. Menurutnya, pendampingan berkesinambungan dari Pertamina membuka akses pasar yang jauh lebih luas.

Baca juga: Soal BBM Subsidi Kendaraan Towing, Pertamina Menunggu Keputusan BPH Migas

"Pendampingan dari Pertamina tidak hanya membantu dari sisi produksi, tetapi juga membuka akses pemasaran luas seperti di ajang internasional ini. Ini jadi motivasi besar bagi kami untuk terus menjaga kualitas dan melestarikan warisan budaya," ungkap Sudiman.

Sebagian besar peserta UMK yang terlibat merupakan mitra binaan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus dari unit AFT Bandara Internasional Lombok serta Integrated Terminal Ampenan.

Kehadiran mereka di Sirkuit Mandalika membuktikan kualitas produk lokal sanggup bersaing dan memikat pasar global.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler