jatimnow.com - Pasar di Jawa Timur mencatatkan pergerakan harga sejumlah bahan pokok penting pada pekan ini. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, tren fluktuasi harga bahan pokok terlihat pada sejumlah komoditas strategis mulai dari kelompok beras, minyak goreng, daging, hingga bumbu dapur.
Komoditas beras menunjukkan pergerakan yang bervariasi di tingkat konsumen. Beras medium mengalami kenaikan tipis sebesar Rp41 menjadi Rp13.059 per kilogram, sementara beras premium justru terpantau turun Rp242 ke angka Rp14.857 per kilogram. Di sisi lain, harga gula kristal putih relatif stabil dengan kenaikan tipis Rp18 menjadi Rp17.464 per kilogram.
Sektor minyak goreng secara keseluruhan mengalami tren kenaikan harga. Minyak goreng curah naik Rp332 menjadi Rp20.809 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana naik menjadi Rp19.119 per liter, dan kemasan premium mencatat lonjakan tertinggi sebesar Rp764 menjadi Rp22.785 per liter. Sebaliknya, minyak goreng bersubsidi MinyaKita mengalami koreksi harga tipis sebesar Rp193 menjadi Rp15.700 per liter.
Baca juga: Update Harga Sembako di Jawa Timur: Cabai dan Minyak Goreng Bergerak Dinamis
Untuk kelompok protein hewani, harga daging sapi paha belakang mengalami kenaikan tipis ke posisi Rp135.285 per kilogram. Tren berbeda terjadi pada daging ayam ras yang turun cukup signifikan sebesar Rp3,51% menjadi Rp36.190 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras melemah tipis ke angka Rp24.095 per kilogram, dan telur ayam kampung mengalami penurunan tajam sebesar Rp5.788 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Komoditas bumbu dapur seperti cabai juga menunjukkan dinamika yang patut dicermati. Harga cabai merah keriting merangkak naik sebesar Rp4.054 menjadi Rp55.611 per kilogram, dan cabai merah besar naik ke posisi Rp45.527 per kilogram. Namun, harga cabai rawit merah justru mengalami penurunan tipis ke angka Rp60.309 per kilogram. Adapun komoditas bawang merah dan bawang putih saling mengekor stabil dengan kisaran harga masing-masing Rp27.190 per kilogram dan Rp28.690 per kilogram.
Baca juga: Update Harga Sembako di Jawa Timur: Beras dan Minyak Goreng Alami Penyesuaian
Perubahan harga yang terjadi pada pertengahan Oktober 2026 ini menunjukkan pola penyesuaian pasar yang lazim terjadi menjelang akhir bulan. Kenaikan yang cukup mencolok pada minyak goreng kemasan premium dan cabai merah keriting mengindikasikan adanya tekanan pada biaya distribusi atau pergeseran tingkat permintaan di tingkat pasokan lokal. Di sisi lain, penurunan harga pada daging ayam ras dan telur ayam kampung memberikan angin segar bagi konsumen karena membantu meredam beban pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga komoditas lainnya. Stabilitas harga komoditas pokok seperti gula dan beras medium juga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat Jawa Timur tetap terkendali.