jatimnow.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur melaporkan perkembangan harga rata-rata bahan pokok di tingkat konsumen. Berdasarkan data Siskaperbapo hari ini, Rabu (21/10/2026), pergerakan harga sejumlah komoditas utama menunjukkan variasi yang cukup dinamis, di mana sebagian besar harga bahan pokok mengalami perubahan, sementara beberapa komoditas lainnya justru merangkak naik.
Dalam laporan tersebut, komoditas beras terpantau mengalami penyesuaian harga ke arah yang lebih rendah. Beras jenis premium tercatat berada di kisaran harga Rp15.064 per kilogram setelah mengalami penurunan tipis sebesar Rp36, sementara beras medium berada di angka Rp12.954 per kilogram atau turun Rp60 dibandingkan periode sebelumnya.
Tren penurunan harga juga terjadi pada komoditas gula dan sebagian besar produk minyak goreng. Gula kristal putih dibanderol rata-rata Rp17.459 per kilogram, sedangkan minyak goreng curah turun menjadi Rp20.359 per kilogram dan minyak goreng kemasan sederhana berada di angka Rp18.665 per liter. Kendati demikian, kenaikan harga tipis justru dicatatkan oleh minyak goreng kemasan premium yang menyentuh Rp22.150 per liter serta minyak goreng Minyakita di kisaran Rp15.998 per liter.
Sementara itu, sektor produk hewani menunjukkan pergerakan yang bervariasi di pasaran. Daging sapi paha belakang mengalami penurunan harga menjadi Rp133.676 per kilogram, diikuti oleh daging ayam ras yang turun ke angka Rp37.165 per kilogram, dan daging ayam kampung yang berada di kisaran Rp69.567 per ekor. Untuk komoditas telur, harga telur ayam ras relatif stabil di angka Rp24.241 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung mengalami penurunan signifikan sebesar Rp1.800 menjadi Rp43.987 per kilogram.
Baca juga: Update Harga Sembako Jawa Timur: Minyak Goreng dan Cabai Keriting Merangkak Naik
Di sisi lain, komoditas hortikultura khususnya cabai kembali menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Harga cabai merah keriting tercatat turun tipis ke level Rp51.779 per kilogram dan cabai merah besar turun menjadi Rp42.716 per kilogram. Namun, lonjakan harga yang cukup tinggi terjadi pada cabai rawit merah yang melambung sebesar Rp2.152 hingga menyentuh harga Rp63.673 per kilogram. Adapun untuk komoditas bumbu dapur lainnya, harga bawang merah terpantau stabil mengalami sedikit penurunan di angka Rp27.164 per kilogram, sedangkan bawang putih sinco atau honan mengalami kenaikan tipis menjadi Rp28.767 per kilogram.
Baca juga: Update Harga Sembako Jawa Timur: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik
Berdasarkan tren data Siskaperbapo, pergerakan harga sembako di Jawa Timur didominasi oleh koreksi positif bagi konsumen pada sebagian besar bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng curah, dan daging. Penurunan harga ini mengindikasikan ketersediaan pasokan yang relatif stabil di tingkat distribusi. Kendati demikian, kenaikan harga yang cukup mencolok pada cabai rawit merah serta beberapa produk susu dan tepung terigu menunjukkan adanya tekanan musiman atau faktor pergeseran suplai lokal. Kondisi ini menuntut kewaspadaan para pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika pasar yang sedang berlangsung.