jatimnow.com - Jumlah korban luka akibat jatuh dari viaduk kereta api saat menonton drama kolosal Surabaya Membara bertambah. Dari tujuh, menjadi sepuluh orang.
Mereka yang mengalami luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Penonton yang luka ini jatuh membentur aspal dari ketinggian sekitar 6 meter, Jumat (9/11/2018) malam.
Polisi menyatakan sedikitnya dua tewas akibat terlindas kereta dan jatuh dari viaduk.
"Ada dua korban meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.
Dua penonton yang tewas adalah remaja pria berumur sekitar 15-16 tahun. korban tewas sangat mengenaskan karena terlindas kereta api.
Sedangkan satu korban lainnya berkelamin perempuan. Korban terjatuh dari jembatan dan kepala membentur aspal.
"Kami belum mendapatkan identitasnya korban," ujar Sudamiran sambil menambahkan, kedua korban tersebut sudah dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo.
Berikut data korban luka yang dihimpun dari BPB Linmas Surabaya:
Ahmad Komaruddin
17 Tahun
Kendung Indah 4/1
Kondisi : Tangan kanan tidak bisa digerakkan dan luka lecet pada kaki
Rakhmat Atung
16 Tahun
Kendung Indah 1-B/3
Kondisi : indikasi patah tulang pada tangan kiri
Rozak Alepratama
17 Tahun
UKA 18-A/6
RT. RW.
Yunus Sofa
53 Tahun
Kedinding Tengah 4-D/34
Kondisi : Merasa sakit dibagian perut
Rohman Saputra
15 Tahun
Dupak Bangunsari 1/2
Kondisi : Indikasi patah tulang pada kaki kanan
Suci Anggraeni
18 Tahun
Simo Mulyo Baru 6J/10
Kondisi: Sesak napas
Keterangan: Sudah boleh pulang
Fajar
13 Tahun
JL.Simokerto 1/85B
Kondisi: Indikasi patah tulang pada tangan kanan
Syaiqul
13 Tahun
JL. Greges Barat Gg. Dalam
Kondisi: Indikasi Cidera Leher
IQbaL(peserta Surabaya membara)
31 Tahun
Kejawanan Loro 2/19
Kondisi: sesak nafas
Risma Safitra
18 Tahun
JL. Platuk Donomulyo 1/D
Kondisi: Sesak Nafas
Korban Luka 'Surabaya Membara' Menjadi 10 Orang, Ini Datanya
Jumat, 09 Nov 2018 22:23 WIB
Reporter :
jatimnow.com
jatimnow.com
Berita Surabaya
Genap 45 Tahun, Unitomo Mantapkan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat
Dana Abadi Pesantren Jadi Langkah MUI Jatim Perkuat Ekonomi Pesantren
Games of Society Bangun Ekosistem Bola Lewat Wondr Futsal Series 2026
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 3.823 Mahasiswa KKN UPN Jatim
Tanpa Tunjukkan KTP dan Tiket, Pengguna Face Recognition di Stasiun Surabaya-Malang Melonjak
Berita Terbaru
Ketua DPP GATRA: Ilmu Langit dan Ilmu Bumi Harus Bersatu Majukan Pertanian
Sumenep Jadi Pusat Bibit Cabe Jamu untuk Pengembangan Herbal Nasional
Genap 45 Tahun, Unitomo Mantapkan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat
Dana Abadi Pesantren Jadi Langkah MUI Jatim Perkuat Ekonomi Pesantren
Games of Society Bangun Ekosistem Bola Lewat Wondr Futsal Series 2026
Tretan JatimNow
Mengenal Harjot Tunggal Putera, Pengusaha dengan Semangat Melayani
Serunya Nobar Film Foufo di Kediri, Penonton Malah Dibikin Nangis Sama Ceritanya
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Terpopuler
#1
Cuaca Jatim Super Kondusif, BMKG Pastikan Bebas Ancaman Cuaca Ekstrem
#2
GATRA Resmi Dikukuhkan di Kaki Gunung Pawitra, Siap Perkuat Pertanian Nusantara
#3
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#4
Debt Collector Pembacok Juru Parkir di Surabaya Ditangkap Polrestabes
#5