Pixel Code jatimnow.com

Pemprov Jatim Apresiasi Upaya Implementasi K3 di Lamongan

Pemerintahan 8 jam yang lalu
Wabup Lamongan dan perwakilan perusahaan saat menerima penghargaan dari Pemprov Jatim. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Wabup Lamongan dan perwakilan perusahaan saat menerima penghargaan dari Pemprov Jatim. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Upaya implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kabupaten Lamongan diganjar penghargaan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Penghargaan diberikan kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama 63 perusahaan di Lamongan dalam kegiatan bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional, Senin (13/1/2025) di Lapangan Bola Prapat Kurung, Perak Utara, Surabaya pagi ini.

Diserahkan langsung oleh PJ. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Kota Soto berhasil meraih empat kategori, yakni Pembina ke-4 K3 terbaik, Zero Accident, Program Penanggulangan Tubercolusis paru (P2TB) yang diterima oleh 15 perusahaan, dan kategori penanggulangan HIV/AIDS yang diterima oleh 11 perusahaan.

“Penghargaan yang kami terima akan kami jadikan acuan untuk terus menerapkan K3 dalam dunia kerja. Alhamdulillah ada peningkatan kuantitas dalam raihan ini, tahun lalu kami menerima 47 dan tahun ini 56,” tutur Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, saat mewakili Bupati Lamongan menerima penghargaan.

Diterangkan oleh Pengawas Tenaga Kerja Korwil Lamongan Silvi Indriani bahwa 56 perusahaan yang diajukan Lamongan, keseluruhan berhasil mendapatkan penghargaan.

Silvi menjelaskan, seluruh kategori yang diraih menunjukkan bahwa Kota Soto sudah mampu membina perusahan dengan baik dalam penerapan budaya K3, meliputi nihilnya kecelakaan kerja, penerapan pencegahan HIV AIDS di tempat kerja, dan mampu melaksanakan 166 indikator dalam PP nomor 50 tahun 2012 dan telah diaudit oleh Badan Audit Kemnaker.

“Dari semua yang kami ajukan ada 56 perusahaan dari Lamongan. Seluruhnya sudah berhasil lolos dari penilaian administrasi yang dilakukan selama satu tahun di 2024 lalu. Mereka ialah RSUD Ngimbang, PT Bumi Lamongan Sejati (Widata Bahari Lamongan), MPS Brondong-KUD Minatani, PT Sekar Golden Harvesta, dan lainnya,” terang Silvi.