Polda Jatim Investigasi Aktor Demo Ricuh di Surabaya
Peristiwa 3 jam yang lalujatimnow.com - Polda Jatim melakukan investigasi terhadap aktor dibalik kericuhan yang terjadi Depan Gedung Negara Grahadi.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kericuhan yang terjadi dalam aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya cukup janggal.
Menurutnya, kericuhan itu bukan cerminan aspirasi murni komunitas ojek online (ojol).
Ia memastikan, aspirasi yang disampaikan para pengemudi ojol sejatinya berlangsung tertib dan kondusif, sebagaimana terlihat pada aksi damai yang digelar di Mapolda Jatim.
“Nah, rekan-rekan bisa membandingkan dengan yang di Grahadi dan yang sekarang di Polda. Ini ojol semua, murni, kondusif. Tidak ada apa-apa. Dan kami welcome terbuka. Aspirasi mereka kami tampung,” ujar Nanang usai acara doa bersama dan menyalakan seribu lilin di Polda Jatim, Jumat (28/8/2025) malam.
Jenderal dua bintang emas ini menilai, aksi ricuh di Grahadi justru menimbulkan tanda tanya karena merusak fasilitas umum dan menodai simbol kebesaran Provinsi Jawa Timur.
“Jangan sampai ojol ini didiskreditkan. Terbukti sekarang, apa yang dilakukan di Polda itu murni aspirasi dan berlangsung tertib. Sementara yang di Grahadi berbeda. Kami akan investigasi siapa pelakunya, karena di situ ada simbol provinsi yang harus dijaga,” tandasnya.
Hingga malam ini, amukan demonstran terhadap pos polisi di Surabaya makin mencekam. Mereka menyisir sejumlah pos-pos polisi menuju selatan arah Sidoarjo.
Pos Polisi yang dirusak dan dibakar diantaranya di depan Tunjungan Plaza di Jalan Embong Malang, Pos Polisi di Jalan Pemuda, Pos Polisi di Jalan Darmo (Taman Bungkul), dan Pos Polisi di dekat Kebun Binatang Surabaya (KBS).