Pixel Code jatimnow.com

Bupati Jember Minta Masyarakat Lapor Jika Temukan MBG Kurang Layak

Pemerintahan Kamis, 26 Feb 2026 19:40 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/anniversary-ke-8-jatimnow.gif

jatimnow.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember diduga kurang layak hingga ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial. Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat untuk melapor melalui saluran Wadul Gus’e.

“Ada masyarakat yang merasa kurang pas terhadap adanya MBG. Mungkin barang yang diberikan sangat kurang layak atau diduga tidak layak. Silakan membantu kami dengan melaporkan ke Wadul Gus’e,” kata Bupati Jember, Kamis (26/2/2026).

Selain itu, Bupati Jember juga menyarankan agar laporan disertai keterangan lengkap, mulai dari alamat, kepala dapur, hingga nama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar memudahkan pemberian teguran.

“SPPG-nya mana, dapurnya mana, tolong dikirim dengan jelas dan pastikan dilakukan pemanggilan kepada kepala dapur, bahkan kepada yayasannya,” ungkapnya.

Namun, apabila SPPG masih membandel dan tidak mengindahkan teguran, Gus Fawait menegaskan tidak segan-segan memberikan sanksi tegas.

“Kalau dirasa masih tidak bisa, maka kami akan memberikan rekomendasi untuk ditutup,” tegasnya.

Di masyarakat maupun media sosial, perbincangan tentang MBG dinilai ramai karena kualitas makanan yang dianggap kurang layak atau tidak sesuai dengan pagu anggaran. Bahkan, banyak pihak menilai menu MBG yang diberikan memiliki kandungan gizi yang kurang.

Oleh karena itu, ke depan Bupati akan memberikan perhatian serius terhadap SPPG yang tidak menjalankan program sesuai ketentuan, guna memastikan kualitas dan kelayakan MBG tetap terjaga.