Pixel Code jatimnow.com

Unisla Terima Perhagaan Kampus Inovatif Dalam HPN 2026 di Lamongan

Wiyata Rabu, 11 Mar 2026 14:57 WIB
Rektor Unisla, Abdul Ghofur saat menerima penghargaan kampus inovatif komunikasi publik dari Bupati Lamongan dalam anugerah PWI Lamongan HPN 2026. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rektor Unisla, Abdul Ghofur saat menerima penghargaan kampus inovatif komunikasi publik dari Bupati Lamongan dalam anugerah PWI Lamongan HPN 2026. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Lamongan (Unisla) mendapat penghargaan sebagai Kampus Inovatif dalam Komunikasi Publik.

Penghargaan tersebut diberikan saat Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan. Pemberian penghargaan dilakukan di Pendopo Lokantantra, Minggu (11/3/2026) lalu.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari PWI Lamongan kepada institusi yang dinilai aktif membangun komunikasi publik yang efektif, terbuka, serta mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko, menyampaikan bahwa pemilihan Unisla sebagai penerima kategori tersebut telah melalui banyak pertimbangan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat dan edukatif. Universitas Islam Lamongan dinilai mampu menghadirkan inovasi dalam penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Lamongan Abdul Ghofur menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus mengembangkan inovasi dalam bidang komunikasi publik serta memperkuat peran akademisi dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi, Unisla memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui berbagai program, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

"Selain itu, kampus juga terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana penyebaran informasi yang lebih luas dan efektif, sehingga berbagai kegiatan akademik serta hasil penelitian dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat," pungkasnya.