Pesantren Ramadan SMPN 1 Jabon dan IPNU Bentuk Karakter Pelajar
Wiyata Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIBjatimnow.com - Ratusan siswa SMPN 1 Jabon mengikuti Pesantren Ramadan yang digelar bersama organisasi pelajar IPNU-IPPNU. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat karakter, akhlak, dan kebiasaan positif di kalangan pelajar selama bulan suci Ramadan.
Program Pesantren Ramadan berlangsung di masjid sekolah pada Sabtu (14/3/2026). Para siswa memilih tetap berada di lingkungan sekolah pada siang hari untuk mengikuti rangkaian materi keagamaan dan pembinaan karakter.
Kolaborasi antara SMPN 1 Jabon dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Kecamatan Jabon itu lahir dari keinginan bersama untuk membangun benteng moral bagi generasi muda di tengah tantangan pergaulan remaja yang semakin kompleks.
Ketua PAC IPNU Jabon, M. Iman Sufajar, mengatakan organisasi pelajar tersebut ingin terlibat langsung dalam proses pembinaan siswa, terutama pada momentum Ramadan.
“Kami mengajak para pelajar mencintai ilmu sekaligus memperkokoh iman. Harapannya, kebiasaan baik tidak hanya muncul saat berada di masjid, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian mereka,” ujar Iman.
Menurutnya, kegiatan pesantren Ramadan menjadi ruang bagi siswa untuk memperdalam nilai keagamaan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia remaja.
Pihak sekolah menyambut positif keterlibatan organisasi kepemudaan tersebut. Kepala SMPN 1 Jabon, Yayuk Dian Mandasari, menilai kerja sama tersebut membawa suasana berbeda dalam pembinaan karakter di sekolah.
“Kehadiran organisasi pelajar memberikan pendekatan yang lebih dekat dengan siswa. Materi moral dan spiritual menjadi lebih mudah diterima karena disampaikan oleh teman sebaya,” kata Yayuk.
Sepanjang kegiatan, peserta tidak hanya mendengarkan ceramah. Panitia juga menghadirkan sesi dialog dan motivasi berprestasi agar suasana belajar tetap hidup.
Pendekatan tersebut dirancang agar nilai-nilai keimanan tidak berhenti pada teori, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, para siswa di wilayah selatan Kabupaten Sidoarjo diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara prestasi akademik dan karakter.
Sekolah berharap pembinaan spiritual semacam itu dapat memperkuat fondasi moral pelajar sekaligus menyiapkan generasi muda yang berintegritas dan berakhlak baik di masa depan.