8 Desa di Tulungagung Terima Bantuan Truk Untuk Operasional KDMP
Pemerintahan Jumat, 20 Mar 2026 08:15 WIBjatimnow.com - Pemkab Tulungagung menerima bantuan kendaraan truk operasional untuk menunjang pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Penyerahan kendaraan tersebut dilaksanakan di Kodim 0807 Tulungagung.
Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio menyampaikan bahwa terdapat 17 desa di Tulungagung yang telah mencapai progres 100 persen dalam pembangunan gerai KDMP. Belasan desa tersebut akan diprioritaskan dalam penyaluran kendaraan operasional karena telah memiliki fasilitas yang siap digunakan.
“Bagi desa yang sudah mencapai progres 100 persen KDMP akan didahulukan, karena mereka sudah memiliki tempat yang siap digunakan untuk operasional,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Namun, pada tahap pertama penyaluran, baru delapan desa yang menerima kendaraan truk operasional KDMP. Sementara desa lainnya yang telah mencapai progres 100 persen akan menerima bantuan pada tahap berikutnya.
“Pada tahap pertama, PT Agrinas Pangan Nusantara telah menyalurkan delapan unit kendaraan truk operasional KDMP untuk Tulungagung,” jelasnya.
Adapun jenis kendaraan yang diberikan adalah truk Mitsubishi Fuso Center. Delapan desa penerima bantuan tersebut yakni Desa Ngrance, Bono, Bangoan, Rejoagung, Joho, Karangtalun, Sanan, dan Kendal. Nantinya, kendaraan operasional beserta bangunan gerai KDMP nantinya akan menjadi aset desa. Namun, saat ini masih menunggu proses serah terima resmi dari Presiden.
Rencananya, peresmian dan serah terima program KDMP akan dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Agustus 2026 mendatang.
Sementara itu, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa kendaraan operasional tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sesuai dengan harapan Presiden.
“Semoga truk ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Gatut Sunu juga mengingatkan agar kendaraan operasional KDMP tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun dipindahtangankan kepada pihak lain. Ia meminta masyarakat turut mengawasi agar program ini berjalan sesuai tujuan.
“Mohon masyarakat ikut mengawasi. Jika ada penyalahgunaan, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya.