Pixel Code jatimnow.com

Bupati Jember Wanti-wanti Risiko Kesehatan Saat Lebaran, Faskes Disiagakan

Pemerintahan Senin, 23 Mar 2026 15:35 WIB
Ilustrasi makanan yang sering menghiasi momen Lebaran.
Ilustrasi makanan yang sering menghiasi momen Lebaran.

jatimnow.com - Mengantisipasi potensi lonjakan gangguan kesehatan akibat perubahan pola makan selama momen Lebaran, Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan disiagakan.

Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan, rumah sakit dan puskesmas di wilayahnya berada dalam kondisi siaga penuh selama libur Idul Fitri. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus kesehatan masyarakat pasca menjalani ibadah puasa.

Menurutnya, perubahan pola makan yang drastis saat Lebaran, ditambah tradisi silaturahmi atau “ngelencer”, berpotensi memicu gangguan kesehatan. Hidangan khas Lebaran yang umumnya tinggi santan dan beragam jenis makanan menjadi salah satu faktor risikonya.

“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer, di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” ujar Gus Fawait, Senin (23/3/2026).

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Gus Fawait juga menjadwalkan peninjauan langsung ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah daerah. Ia ingin memastikan tenaga kesehatan (nakes) serta armada ambulans tetap tersedia selama masa libur panjang.

“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas hingga rumah sakit pemerintah sudah kita siagakan total,” tegasnya.

Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP guna menjaga kelancaran lalu lintas, khususnya di titik-titik wisata yang diprediksi ramai selama libur Lebaran.

Dengan kesiapan tenaga kesehatan di pos-pos strategis, Gus Fawait berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa Lebaran dengan tersenyum dan tenang,” pungkasnya.