Pixel Code jatimnow.com

Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Ekonomi Sabtu, 28 Mar 2026 14:34 WIB
Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok tetap normal saat Lebaran, kapasitas longgar dan distribusi logistik terjaga. (Foto: PTP Nonpetikemas for jatimnow.com)
Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok tetap normal saat Lebaran, kapasitas longgar dan distribusi logistik terjaga. (Foto: PTP Nonpetikemas for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok tetap bergerak stabil sepanjang periode angkutan Lebaran 2026.

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) mencatat operasional terminal berjalan normal, memberi kepastian bagi arus distribusi barang yang menjadi nadi pasokan industri dan kebutuhan masyarakat.

Per 27 Maret 2026, sebanyak 16 kapal sandar di terminal nonpetikemas Tanjung Priok. Muatan didominasi crude palm oil (CPO) serta general cargo untuk rute internasional dan domestik.

Kelancaran tersebut menjaga pasokan bahan baku dan barang jadi tetap mengalir di tengah meningkatnya mobilitas selama Lebaran.

Dari sisi kapasitas, ruang penumpukan masih longgar. Yard Occupancy Ratio (YOR) berada di level 40 persen, lebih rendah dari rata-rata normal sekitar 50 persen. Angka tersebut masih jauh dari batas maksimal 65 persen, memberi ruang cukup untuk mengantisipasi lonjakan arus barang.

PTP Nonpetikemas juga menyiapkan kantong parkir tambahan guna mengurai potensi antrean kendaraan menuju pelabuhan.

Buffer area seluas sekitar 2 hektare disiapkan di Inggom, ditambah sekitar 3 hektare di kawasan regional. Langkah tersebut dirancang untuk menjaga kelancaran lalu lintas logistik di sekitar pelabuhan.

Pengawasan terhadap gate operasional dan sistem terminal diperketat. Pelindo Regional 2 bersama entitas Pelindo Grup membentuk command centre bersama sebagai pusat kendali.

Skema tersebut memungkinkan respons cepat jika terjadi lonjakan kendaraan maupun peningkatan aktivitas bongkar muat.

Sejak awal Ramadan, koordinasi dengan pelaku usaha pelayaran, ekspedisi, dan pengguna jasa sudah dilakukan. Jadwal bongkar muat diatur lebih awal untuk mencegah penumpukan saat pembatasan angkutan barang diberlakukan.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Budi Utoyo, menyebut kondisi operasional masih terkendali.

“Dengan yard di level aman dan dukungan fasilitas yang tersedia, aktivitas bongkar muat tetap berjalan lancar. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar layanan kepada pengguna jasa tetap optimal,” ujarnya.

Terminal nonpetikemas Tanjung Priok melayani beragam komoditas, mulai dari curah kering seperti semen, gula, dan garam, hingga curah cair seperti CPO dan turunannya. Sementara itu, general cargo mencakup produk baja, kendaraan, alat berat, hingga plywood.

Stabilnya aktivitas di pelabuhan utama tersebut memberi sinyal positif bagi dunia usaha. Di tengah lonjakan kebutuhan saat Lebaran, kelancaran distribusi menjadi faktor krusial untuk menjaga harga tetap terkendali dan rantai pasok tidak terganggu.