Pixel Code jatimnow.com

Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Wiyata Senin, 30 Mar 2026 17:58 WIB
Tiga penerima doorprize paket umrah yang diberikan oleh ITS dan Al Madinnah Mutiara Sunnah pada acara Halalbihalal Keluarga Besar ITS 1447 Hijriah. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)
Tiga penerima doorprize paket umrah yang diberikan oleh ITS dan Al Madinnah Mutiara Sunnah pada acara Halalbihalal Keluarga Besar ITS 1447 Hijriah. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hadiah umroh dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi perhatian dalam gelaran Halalbihalal 1447 Hijriah di Surabaya, Senin (30/3/2026).

Tiga paket umroh diberikan kepada sivitas kampus sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi, sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan akademik.

Pembagian hadiah umroh berlangsung di Grha Sepuluh Nopember dan disambut antusias peserta. Selain menjadi penghargaan, langkah tersebut memberi pesan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga integritas dan pengabdian.

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menyebut momentum Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarwarga kampus sekaligus menguatkan arah kolaborasi.

“Kolaborasi antarsivitas menjadi kekuatan utama untuk melangkah bersama menghadapi masa depan,” ujarnya.

ITS juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa penghafal Al Quran. Tiga mahasiswa hafiz dan lima mahasiswi hafizah tampil sebagai perwakilan penerima dari total 14 orang yang mendapat apresiasi.

Kehadiran program tersebut memperlihatkan upaya kampus dalam membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Muhammad Cholil Nafis dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan lembaga pendidikan terletak pada manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Dampak tidak harus besar, tetapi harus bisa dirasakan dan memberi manfaat,” katanya.

Rangkaian Ramadan di kampus turut memperkuat pesan tersebut. Melalui kegiatan sosial, ITS menyalurkan lebih dari tiga ton beras zakat dan fidyah kepada warga. Yayasan Manarul Ilmi juga menghimpun bantuan yang menjangkau lebih dari 100 ribu penerima.

Program hadiah umroh hingga distribusi bantuan menunjukkan arah gerak kampus yang tak berhenti di ruang kelas.

Kampus berupaya hadir di tengah masyarakat, membawa manfaat nyata melalui pendidikan, aksi sosial, hingga penghargaan yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Kolaborasi dengan sektor perbankan syariah turut memperkuat langkah tersebut. Dukungan mitra membuka peluang lebih luas bagi program sosial dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.