Percepat Respon Kepolisian, Pemkot Surabaya Rehabilitasi Asrama Koblen
Pemerintahan Rabu, 15 Apr 2026 13:19 WIBjatimnow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menyerahkan hibah perbaikan (rehabilitasi) Asrama Koblen kepada jajaran Polrestabes Surabaya. Langkah strategis ini dilakukan untuk memfasilitasi para personel kepolisian agar dapat tinggal di pusat kota, sehingga mampu mempercepat waktu tanggap darurat terhadap laporan masyarakat.
Penyerahan fasilitas ditandai penandatanganan prasasti secara simbolis oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, di rumah dinas Wali Kota, Selasa (14/4/2026).
Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan di balik perbaikan asrama tersebut. Selama ini, ia mendapati banyak anggota Polrestabes Surabaya yang terpaksa mengontrak atau indekos di kawasan pinggiran kota bahkan luar kota demi menekan biaya hidup. Imbasnya, waktu tempuh personel untuk menangani kondisi darurat menjadi lebih lama.
"Pak Kapolres memiliki program giat respons cepat. Supaya masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman, dibutuhkan pengamanan yang cepat pula. Adanya asrama ini, anggota tidak perlu lagi tinggal jauh-jauh. Begitu ada laporan, mereka bisa langsung bergerak," kata Eri.
Eri menggarisbawahi, meskipun biaya rehabilitasi ditanggung oleh pemerintah daerah, status bangunan tersebut sepenuhnya tetap menjadi aset milik Polrestabes Surabaya.
Bagi Pemkot Surabaya, anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan asrama ini merupakan bentuk investasi dalam mewujudkan rasa aman bagi warganya. Ke depan, Eri memastikan kolaborasi serupa akan terus berlanjut.
Pada 2026, Pemkot juga telah merencanakan hibah perbaikan untuk bangunan Polsek Tegalsari yang sempat terdampak musibah beberapa waktu lalu, di mana proyeknya saat ini sedang dalam tahap proses lelang.
"Surabaya tidak akan pernah bisa aman dan nyaman jika kepolisian tidak bisa bertindak cepat. Sinergi ini menyangkut pelayanan publik," imbuh Eri.
Di tempat yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan menyambut baik langkah taktis Pemkot tersebut. Ia menyebut Asrama Koblen sebagai solusi konkret di tengah meningkatnya ekspektasi dan tuntutan warga terhadap kualitas pelayanan kepolisian.
"Asrama Koblen sangat bermanfaat karena kendala kemarin banyak anggota yang terpaksa menyewa hunian di tempat jauh demi mengejar harga murah. Sekarang, dengan adanya fasilitas ini, sebagian anggota sudah mulai menempatinya," ungkap Kombes Pol Luthfie.
Ia meyakini, konsentrasi tempat tinggal personel yang strategis di tengah kota akan secara signifikan memangkas waktu respons terhadap berbagai laporan kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum.
"Ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan investasi rasa aman. Sinergi ini adalah modal utama kami untuk terus menciptakan iklim Kota Pahlawan yang kondusif," pungkasnya.