Polres Lamongan Ciduk Penimbun BBM Subsidi, Pakai Modus Surat Rekomendasi
Patroli Kamis, 16 Apr 2026 18:13 WIBjatimnow.com – Satreskrim Polres Lamongan membongkar praktik culas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dilakukan oleh dua warga Kecamatan Ngimbang. Mirisnya, para pelaku nekat menyalahgunakan surat rekomendasi dari Dinas Pertanian yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) milik para petani lokal.
"Kita amankan 2 tersangka dan melakukan penahanan di Rutan (rumah tahanan) Polres Lamongan," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, Kamis (16/4/2026).
Rizky mengungkapkan, penangkapan ini bermula dari hasil penyelidikan intensif terkait dugaan penyimpangan distribusi energi di wilayah hukumnya.
Modus yang dijalankan tersangka adalah dengan memanfaatkan Surat Keterangan (SK) dari Dinas Pertanian. Surat tersebut berisi rekomendasi pembelian BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite untuk kebutuhan sektor pertanian.
"Modus tersangka adalah memanfaatkan surat keterangan Dinas Pertanian yang kaitanya untuk kebutuhan pertanian tapi malah disalahgunakan ditimbun dan dijual kembali oleh tersangka," beber AKP Rizky.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sindikat skala rumahan ini telah beroperasi cukup lama. Keduanya tercatat aktif melakukan penyalahgunaan kuota BBM subsidi tersebut sejak Oktober 2025 hingga April 2026.
Meski terlihat sederhana, keuntungan yang diraup dari hasil curang ini cukup menggiurkan. Dari setiap liter yang diselewengkan dan dijual ke warga umum dengan harga nonsubsidi, para tersangka mampu mengantongi keuntungan bersih hingga Rp250 ribu per hari.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 500 liter BBM bersubsidi campuran Solar dan Pertalite yang disimpan dalam sejumlah jeriken besar di kediaman tersangka.
"Ini adalah upaya dari kita mendukung program Pak Presiden juga atensi dari Pak Kapolri tentang memanasnya situasi global kenaikan harga minyak dunia ini juga bisa memicu kelangkaan BBM di tingkat Kabupaten Lamongan," pungkasnya.