SSFF Dorong UMKM Wastra Masuk Pasar Pakaian Olahraga
Time Out Senin, 20 Apr 2026 05:10 WIBjatimnow.com – Industri fashion dan gaya hidup di Kota Pahlawan bersiap menyambut gebrakan inovatif bertajuk Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) yang bakal digelar di Ciputra World Surabaya pada 15-17 Mei 2026. Event tersebut bakal menghentak panggung mode dengan peleburan dua dunia yang berbeda, olahraga dan fashion tradisional.
Acara bergengsi yang digagas oleh Vante Management hasil kolaborasi dengan Ciputra World Surabaya ini dijadwalkan hadir bertepatan dengan semarak perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS).
Creative Director SSFF, Arif Santoso, membeberkan bahwa event ini lahir sebagai respons atas pergeseran tren gaya hidup masyarakat urban modern. Saat ini, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik untuk mencari keringat, melainkan telah berevolusi menjadi simbol gaya hidup (lifestyle) yang aktif, sehat, dan menuntut penampilan stylish.
"Kami ingin menghadirkan konsep yang lebih segar, relevan, dan mengikuti laju tren global. SSFF akan memadukan unsur sport, fashion, dan lifestyle dalam satu kesatuan konsep panggung yang dinamis," kata Arif di sela press conference SSFF, Minggu (19/4/2026).
Arif yang sebelumnya juga sukses menjadi pionir ajang Men's Fashion Style di Surabaya menjelaskan, daya tarik paling menonjol sekaligus pembeda SSFF dari pameran mode lainnya adalah inovasi desain sport wear atau pakaian olahraga yang berbasis wastra nusantara.
Arif menjelaskan, memadukan kain tradisional Indonesia dengan pakaian olahraga modern adalah pembuktian bahwa warisan budaya lokal sangat dinamis. Wastra Nusantara diyakininya mampu beradaptasi dengan tren masa kini tanpa harus kehilangan identitas dan nilai estetikanya.
Lebih dari sekadar ajang pamer busana, SSFF juga membawa misi krusial untuk memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik dari Surabaya maupun daerah lainnya. Penyelenggara membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pemilik brand, produsen produk olahraga, hingga komunitas kreatif.
Melalui event ini, para pelaku UMKM pengrajin wastra didorong untuk melakukan manuver bisnis. Mereka diedukasi agar tidak hanya terpaku pada produksi pakaian formal atau kasual saja.
"Kami berharap UMKM bisa memperluas segmen pasarnya ke kategori pakaian olahraga yang saat ini peminatnya semakin meroket. SSFF ditargetkan menjadi katalis yang mendorong pertumbuhan industri kreatif lokal, sekaligus membuka jalan bagi UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing tinggi," ujarnya.