Pixel Code jatimnow.com

Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

Peristiwa Kamis, 07 Mei 2026 13:10 WIB
Lokasi pembegalan di sekitaran Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)
Lokasi pembegalan di sekitaran Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di Kota Probolinggo. Seorang penjual tempe menjadi korban pembegalan sadis saat hendak mengais rezeki pada Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi tepat di depan Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Korban diketahui bernama Agustin Setyaningrum (36), seorang warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Aksi pembegalan ini sempat terekam kamera CCTV milik salah seorang warga sekitar bernama Mustain.

Menurut keterangan Mustain, dalam rekaman CCTV terlihat jelas bagaimana korban diadang oleh pelaku yang bertindak nekat di pagi buta.

"Kalau dilihat dari rekaman CCTV, korban dipepet oleh pelaku sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit. Setelah korban tak berdaya, pelaku langsung merampas barang-barang berharganya," terang Mustain.

Tidak hanya membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban, pelaku yang beringas juga menggasak rombong dagangan yang masih berisi penuh tempe siap jual, serta barang berharga lainnya milik korban.

Berdasarkan keterangan warga, kawasan di sekitar Jalan Sunan Muria khususnya di depan Taman Koron memang terkenal rawan dan sering menjadi lokasi tindak kejahatan jalanan. 

Kurangnya pengamanan membuat para pelaku kejahatan leluasa melancarkan aksinya.

"Sering sekali terjadi kejadian di jalan tersebut. Kalau tidak begal, ya kecopetan, kadang ada juga tindak kejahatan lainnya," imbuhnya.

Mendapat laporan mengenai insiden tersebut, petugas kepolisian dari polsek setempat segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk mengamankan rekaman CCTV warga.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu pelaku.

Akibat peristiwa tersebut, korban harus kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat Nopol N 5516 RD, rombong dagang beserta seluruh tempe di dalamnya, serta sejumlah barang berharga pribadi lainnya. 

Warga pun berharap aparat kepolisian bersedia meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan subuh, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.