Pixel Code jatimnow.com

Diperpanjang hingga Probolinggo, Penumpang Commuter Line Supas Melonjak

Ekonomi Jumat, 08 Mei 2026 15:10 WIB
Stasiun Probolinggo. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)
Stasiun Probolinggo. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Kebijakan perpanjangan rute operasional Commuter Line Supas hingga ke Stasiun Probolinggo yang digulirkan sejak 1 Maret 2026 lalu membuahkan hasil manis. Memasuki bulan ketiga pelaksanaannya, KAI Commuter mencatat tren pertumbuhan penumpang yang sangat positif sekaligus memberikan efek domino bagi perekonomian warga sekitar.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memaparkan bahwa kehadiran Commuter Line Supas kini telah menjadi moda transportasi andalan yang terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

"Kami melihat antusiasme yang sangat besar dari masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Integrasi layanan ini telah meningkatkan aksesibilitas masyarakat secara signifikan. Ini mencerminkan kebutuhan tinggi akan transportasi publik yang efisien dan tepat waktu," ungkap Karina melalui siaran tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan data evaluasi yang dihimpun KAI Commuter, rata-rata volume pengguna harian pada periode Maret-April 2026 mengalami lonjakan berkisar antara 26 hingga 59 persen jika dibandingkan dengan periode sebelum perpanjangan (Januari-Februari 2026).

Khusus untuk pergerakan di Stasiun Probolinggo sendiri, Karina menambahkan bahwa stasiun ini kini melayani rata-rata 312 penumpang naik dan 293 penumpang turun pada hari kerja (weekday). Angka ini melonjak tajam pada akhir pekan (weekend), dengan rata-rata 696 penumpang naik dan 480 penumpang turun.

Lebih dari sekadar angka penumpang, kemudahan akses transportasi ini turut memberikan dampak berantai terhadap perputaran roda ekonomi daerah.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo, aktivitas ekonomi di kawasan sekitar stasiun menunjukkan tren penguatan yang siginifikan. Sektor yang paling merasakan dampak positif ini meliputi perdagangan, jasa, hingga kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Kehadiran rute baru Commuter Line Supas mempermudah jalur distribusi barang dan kelancaran mobilitas para pelaku usaha. Di sisi lain, integrasi moda transportasi ini juga memberikan angin segar bagi sektor pariwisata daerah, karena wisatawan kini jauh lebih mudah menjangkau titik-titik destinasi di Probolinggo.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan, ketepatan waktu, dan keamanan. Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan layanan Commuter Line Supas memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Probolinggo,” tutup Karina.

 

Berikut adalah rincian data rata-rata pengguna harian dari empat perjalanan Commuter Line Supas usai diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo:

1. KA 453 (Pemberangkatan Surabaya pukul 01.50 WIB): Rata-rata 233 orang per hari (sebelumnya 147 orang), naik 59%.

2. KA 459 (Pemberangkatan Surabaya pukul 18.10 WIB): Rata-rata 1.183 orang per hari (sebelumnya 919 orang), naik 29%.

3. KA 454 (Keberangkatan Probolinggo pukul 04.10 WIB): Rata-rata 895 orang per hari (sebelumnya 710 orang), naik 26%.

4. KA 460 (Pemberangkatan Probolinggo pukul 21.22 WIB): Rata-rata 418 orang per hari (sebelumnya 269 orang), naik 55%.