Pixel Code jatimnow.com

Ruko di Blitar Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya.

Peristiwa Senin, 11 Mei 2026 07:30 WIB
Ruko di Blitar yang ludes terbakar. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Ruko di Blitar yang ludes terbakar. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah ruko di Desa Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ludes dilalap si jago merah, Minggu (10/5/2026) malam. Sebuah mobil yang berada di halaman ruko tersebut turut hangus terbakar. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini.

Kasi Penanggulangan dan Investigasi Damkar Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo mengatakan pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran ini sekitar pukul 19.07 WIB. Petugas langsung berangkat merespon laporan tersebut. Dibantu dengan masyarakat sekitar mereka berhasil memadamkan kebakaran ruko ini. Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam setelah pemadaman.

"Laporan masuk sekitar 19.07 WIB kami langsung berangkat, sekitar 20 menit sampai lokasi dan dilakukan pemadaman. Alhamdulillah dibantu dengan perangkat desa dan masyarakat, api bisa dipadamkan," ujarnya.

Tedy menyebut api membakar sebagian rumah dan toko. Adapun barang - barang di toko merupakan bahan yang mudah terbakar. Termasuk bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di toko tersebut.

"Untuk yang terbakar ada mobil, rumah bagian depan, ruang tamu dan ruang tengah. Sebagian toko, toko kelontong termasuk BBM bensin," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Lotim AKP Nur Wasis mengatakan tim inafis Polres Blitar telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Ada beberapa sudut lokasi yang diduga sebagai titik api berasal.

"Setelah dilakukan pengecekan inafis, ada beberapa titik yang menjadi konsentrasi. Termasuk titik yang terbakar parah, informasinya penyimpanan minyak goreng curah tapi masih akan dipastikan dulu oleh inafis," tuturnya.

Proses penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran ini masih berlangsung. Korban masih mengalami syok dan belum dapat dimintai keterangan. Polisi masih menunggu keadaan korban membaik dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih syok. Jadi kerugian belum diketahui," pungkasnya.