Pixel Code jatimnow.com

Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Peristiwa Selasa, 19 Mei 2026 11:03 WIB
Petugas saat berada di lokasi kejadian. (Foto: BPBD for jatimnow.com)
Petugas saat berada di lokasi kejadian. (Foto: BPBD for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 3 warga Blitar dilaporkan terseret arus sungai Brantas, saat mencari ikan dalam kegiatan flushing di PLTA Jegu Wlingi. Aktifitas pembersihan waduk ini dilakukan setiap tahun.

Saat flushing dilakukan banyak warga mencari ikan mabuk di sepanjang aliran sungai Brantas. Dari tiga korban yang dilaporkan hanyut, dua diantaranya berhasil diselamatkan. Sedangkan satu sisanya dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan korban yang hingga kini masih dalam proses pencarian adalah Isnaini, warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Menurut saksi mata, korban tak kuasa melawan kuatnya arus Sungai Brantas saat sedang mencari ikan.

"Korban dilaporkan hanyut terbawa arus yang mendadak mengalir deras. Hingga laporan ini diturunkan, tim gabungan masih menyisir area sungai untuk menemukan keberadaan korban,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Selain itu terdapat dua korban lain yang juga terseret arus sungai Brantas. Keduanya berhasil diselamatkan. Korban diketahui berinisial Badi, warga Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar dan Yasmani, warga Kelurahan Ksatrean, Kecamatan Kanigoro.

"Keduanya berhasil diselamatkan dan sudah dikembalikan ke pihak keluarga," tuturnya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya pencarian korban. Pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan, sementara masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan tidak mendekati aliran sungai saat kondisi arus meningkat.

"Saat ini masih dalam proses pencarian terhadap korban yang hilang," pungkasnya.