Libur Iduladha, Volume Kendaraan Tol Pandaan-Malang Melonjak 23,4 Persen
Peristiwa Rabu, 27 Mei 2026 12:43 WIBjatimnow.com – Memasuki periode libur panjang Hari Raya Iduladha 2026, pergerakan mobilitas masyarakat yang menuju maupun meninggalkan kawasan Malang Raya mengalami peningkatan yang signifikan. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat sebanyak 61.595 kendaraan melintasi Ruas Jalan Tol Pandaan-Malang pada H-1 Lebaran Kurban, Selasa (26/5/2026).
Total volume kendaraan tersebut melonjak tajam sebesar 23,4% jika dibandingkan dengan lalu lintas harian normal yang rata-rata hanya mencapai 49.930 kendaraan.
Menyikapi tren kenaikan ini, General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, memastikan bahwa standar pelayanan optimal tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pengguna jalan tol.
"Peningkatan kendaraan pada libur panjang Iduladha 2026 ini sangat signifikan, baik yang menuju maupun meninggalkan kawasan Malang dan Batu. Namun, kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) akan terus kami upayakan agar selalu aman, nyaman, dan lancar," kata Reza, Rabu (27/5/2026).
Untuk mencegah penumpukan kendaraan, PT JPM telah menyiapkan sejumlah rekayasa distribusi antrean di gerbang tol yang dinilai efektif. Pihaknya juga memaksimalkan penggunaan Mobile Reader (MR) guna mempercepat proses transaksi.
Selain di gerbang tol, fokus pelayanan juga diarahkan pada fasilitas peristirahatan. "Kami melakukan penataan dan pengaturan parkir untuk mengoptimalkan kapasitas rest area saat peak season. Kami ingin memastikan pengguna jalan yang lelah berkendara bisa mendapatkan pelayanan optimal sebelum melanjutkan perjalanannya kembali," tambah Reza.
Distribusi lonjakan volume kendaraan tersebar di lima Gerbang Tol (GT) utama Ruas Pandaan-Malang. Lonjakan tertinggi untuk kendaraan yang masuk ke Malang terjadi di GT Malang sebesar 33,5%, sedangkan peningkatan arus keluar Malang paling drastis terpantau di GT Purwodadi mencapai 33,97%.
PT Jasamarga Pandaan Malang mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan rencana perjalanan dengan saksama. Pengendara diwajibkan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, mengisi bahan bakar secukupnya, memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik (e-Toll), dan membawa perbekalan yang memadai.