3.791 Jemaah Debarkasi Surabaya Tiba, Dua Masih Dirawat di Arab Saudi
Peristiwa Rabu, 03 Jun 2026 16:10 WIBjatimnow.com – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M terus berlangsung secara bertahap. Hingga Rabu (3/6/2026), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat sebanyak 3.791 jemaah beserta petugas dari 10 kelompok terbang (kloter) telah mendarat dengan selamat dan tiba di Asrama Haji Surabaya.
Angka kedatangan ini merepresentasikan sekitar 9 persen dari total keseluruhan 44.000 jemaah dan petugas yang dijadwalkan pulang melalui Debarkasi Surabaya pada musim haji tahun ini.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang membuat operasional debarkasi di hari ketiga ini berjalan kondusif.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji hingga Kloter 10 berjalan tertib dan lancar. Seluruh layanan terus dioptimalkan untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar sejak tiba di Tanah Air hingga kembali ke daerah masing-masing,” terang Anam.
Dari total 3.791 orang yang telah tiba, rinciannya meliputi 3.723 jemaah (1.817 laki-laki dan 1.906 perempuan), 18 Petugas Haji Daerah (PHD), 10 Pembimbing Ibadah Haji (PIH KBIHU), serta 40 petugas kloter.
Terkait ketepatan waktu penerbangan pada fase awal ini, PPIH mengevaluasi bahwa mayoritas jadwal berjalan sesuai rencana. Tercatat tujuh kloter tiba tepat waktu, sementara tiga kloter lainnya sempat mengalami keterlambatan (delay). Pihak PPIH terus menjalin koordinasi intensif dengan maskapai dan otoritas bandara guna meminimalisir keterlambatan di kloter-kloter berikutnya.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat sembilan mutasi keluar hingga Kloter 10. Mutasi tersebut meliputi lima jemaah yang dilaporkan wafat di Arab Saudi, dua kursi kosong, serta dua jemaah yang terpaksa tertinggal dari rombongan karena sakit.
Dua jemaah yang masih harus menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit Arab Saudi tersebut adalah:
1. Abdul Djala (67): Jemaah asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 1, dirawat di RS Al-Noor akibat penyakit diabetes.
2. Mohammad Dzikri Muiz (65): Jemaah asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 4, dirawat di RS Jeddah akibat penyakit kanker.