Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Buka Jalan Monetisasi Kreator Indonesia
Ekonomi 6 jam yang lalu
jatimnow.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Adobe meluncurkan kolaborasi nasional untuk membantu masyarakat mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Program tersebut menghadirkan akses gratis Adobe Express premium selama enam bulan bagi pelanggan Indosat, disertai pelatihan keterampilan kreatif berbasis AI serta peluang monetisasi bagi para kreator Indonesia.
Langkah bersama tersebut lahir di tengah meningkatnya penetrasi digital nasional. Meski akses teknologi dan kemampuan digital masyarakat terus tumbuh, pemanfaatannya untuk menciptakan nilai ekonomi dinilai masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual dan kreativitas masyarakat yang perlu diperkuat dengan teknologi.
“Di era AI, kami ingin teknologi menjadi alat yang memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya. Ide-ide kreatif harus dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar. Kolaborasi pemerintah dan industri seperti ini penting untuk membekali generasi muda agar mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut juga terhubung dengan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang digagas Kemenekraf. Program itu dirancang untuk memperluas literasi ekonomi kreatif, mempercepat adopsi teknologi dan AI, serta meningkatkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebut Indonesia memiliki potensi besar dari sisi talenta kreatif.
“Banyak anak muda membutuhkan akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka. Dengan menggabungkan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu mereka menghasilkan dampak nyata bagi diri sendiri maupun komunitas,” kata Vikram.
Salah satu bagian penting dalam kerja sama tersebut adalah peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express yang pertama kali digelar di Indonesia.
Melalui program itu, kreator lokal dapat membuat dan menjual template yang dirancang khusus untuk pengguna Adobe Express. Kreator yang terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka dalam IDEAFEST, festival kreatif terbesar di Indonesia.
President of Creativity & Productivity Business Adobe David Wadhwani mengatakan Indonesia menjadi salah satu komunitas kreatif yang berkembang pesat dan memiliki potensi besar di tingkat global.
“Kami ingin membantu lebih banyak kreator Indonesia mengubah ide menjadi peluang nyata. Adobe Express, kurikulum pembelajaran, dan program monetisasi yang kami hadirkan diharapkan dapat membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya kreatif,” ungkapnya.
Dalam tahap awal, seluruh pelanggan Indosat akan memperoleh akses premium Adobe Express selama enam bulan. Mereka juga bisa memanfaatkan materi pembelajaran dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Materi tersebut mencakup pengembangan keterampilan kreatif, pemasaran digital, hingga pemanfaatan AI untuk mendukung produksi konten dan komunikasi visual.
Adobe Digital Academy dirancang untuk menjangkau berbagai tingkat kebutuhan, mulai dari pembelajaran dasar hingga peningkatan kompetensi profesional.
Program pemberdayaan generasi muda milik Indosat, GENSi (Generasi Terkoneksi), menjadi salah satu kendaraan utama pelaksanaan kolaborasi tersebut.
Setelah menjangkau lebih dari 10 ribu anak muda melalui pelatihan literasi digital dan kreativitas, GENSi menargetkan 15 ribu peserta baru sepanjang tahun 2026.
Melalui jaringan komunitas dan cakupan nasional, peserta akan mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan kemampuan digital, memperkuat personal branding, hingga memanfaatkan teknologi sebagai sumber peluang ekonomi.
Ke depan, Indosat juga menyiapkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri agar perangkat kreatif berbasis AI semakin mudah diakses masyarakat di berbagai daerah.
Kolaborasi Kemenekraf, Indosat, dan Adobe diharapkan dapat mempercepat lahirnya generasi kreator baru yang tidak hanya mampu menghasilkan karya, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari kreativitas yang mereka miliki.