Gelombang 2,5 Meter Intai 8 Perairan Selatan Jatim 18-21 Juni 2026
Peristiwa 1 jam yang lalujatimnow.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Tanjung Perak Surabaya kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Jatim yang berlaku mulai 18 hingga 21 Juni 2026.
Berdasarkan data infografis terbaru yang dirilis BMKG, peningkatan tinggi gelombang laut ini dipicu kondisi sinoptik perairan. Tercatat, angin secara dominan bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan yang cukup kencang, yakni berkisar antara 5 hingga 25 knot.
Meski kondisi cuaca di wilayah prakiraan pada umumnya terpantau cerah berawan, kencangnya hembusan angin tersebut berdampak langsung pada naiknya muka air laut.
Fokus utama kewaspadaan cuaca laut BMKG pada periode ini tertuju pada kawasan pesisir selatan Jawa Timur. Di kawasan tersebut, BMKG memprakirakan terjadinya Tinggi Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang melanda delapan titik perairan.
Meliputi perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.
Mengingat kondisi angin dan gelombang yang berisiko, masyarakat maritim, pengelola pelayaran, serta nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil di sepanjang pesisir selatan Jatim diimbau untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca memburuk.