Pertumbuhan UMKM di Malang Dorong Kenaikan Penyaluran Pinjaman
Ekonomi Kamis, 25 Jun 2026 20:00 WIBjatimnow.com - Pertumbuhan UMKM di Kota Malang berimbas pada kenaikan penyaluran pinjaman hingga 100 persen lebih di tahun 2026. Kenaikan penyaluran ini juga dialami oleh PT Sahabat Mikro Fintek (Samir), salah satu platform pinjaman daring (pindar). Samir telah menyalurkan total pembiayaan sebesar lebih dari Rp19 miliar.
Direktur Utama Samid Handy Juniandri mengungkapkan, Samir menjadi satu dari 94 platform pinjaman daring yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dimana penggunaan pindar saat ini sudah legal, dan dalam pengawasan negara melalui lembaga OJK.
"Menggunakan Pindar yang sudah legal bukan sekadar legalitas tetapi juga berkaitan dengan perlindungan terhadap konsumen, transparansi bunga dan biaya hingga mekanisme penagihan yang beretika," kata Handy Juniandri, dalam seminar 'Pindar Mengajar : Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi' di Universitas Islam Malang (Unisma), pada Kamis (25/6/2026).
Samir sejak Januari hingga April 2026 mencatat ada kenaikan 101 persen penyaluran kredit bagi pelaku UMKM di Kota Malang, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu. Kenaikan penyaluran kredit itu didorong, karena pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya pelaku UMKM di Kota Malang.
"Kenaikan penyaluran pembiayaan Samir didorong oleh pertumbuhan jumlah peminjam unik yang terjadi di Kota Malang," ujarnya kembali.
Handy menjelaskan, dari Rp19 miliar kredit yang disalurkan oleh Samir, sebagian besar dialokasikan untuk pelaku usaha UMKM, yang mencapai 50 persen di empat bulan pertama periode tahun 2026.
"Sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat di Kota Malang, yang melek teknologi finansial sangat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan UMKM Kota Malang," ujarnya.
Menurutnya, di tahun 2026 ini sudah sebanyak 65 persen lebih, alokasi penyaluran kredit disalurkan Samir dari total pembiayaan yang sudah disalurkan di sepanjang 2025. Artinya kepercayaan masyarakat Kota Malang mulai mengalami tren kenaikan terhadap Samir, sebagai salah satu perusahaan pinjaman online yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Jadi sejalan dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan Samir di awal tahun 2026 yang sudah mencapai 65 persen lebih dari total pembiayaan yang sudah disalurkan di sepanjang tahun 2025,” ungkap dia.
Secara portofolio kata Handy, kontribusi dari Kota Malang terhadap Provinsi Jawa Timur terus tumbuh positif dan saat ini sudah mencapai 11 persen, dengan total peminjam, dari perempuan ada sebanyak 48 persen. Jawa Timur sendiri disebut Handy, merupakan provinsi terbesar ketiga di Pulau Jawa dengan total penyaluran pembiayaan hampir sebesar Rp 400 miliar di sepanjang tahun 2025.
"Kami menyambut gembira untuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pindar Samir di Kota Malang yang terus meningkat," tuturnya.
Sementara itu, pelaku UMKM Ita menyebut, pembiayaan pinjaman dari Samir membuatnya mampu mengembangkan usaha katering miliknya. Menurutnya, dirinya menerima bantuan pembiayaan pinjaman dua bulan lalu yang digunakan untuk modal pengembangan usaha kateringnya.
"Alhamdulillah berkat pembiayaan yang saya terima sejak dua bulan lalu, usaha katering saya bisa berkembang," ungkap Ita.