Puluhan Anak Yatim Doakan Indonesia dalam Istighfaroh Taman Zakat
Peristiwa Jumat, 26 Jun 2026 17:11 WIBjatimnow.com - Puluhan anak yatim memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan Indonesia dalam kegiatan Istighfaroh: Doa Bersama Yatim untuk Negeri yang digelar Taman Zakat di halaman MI Tahfidz Ngelo, Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram itu dihadiri sekitar 350 hingga 400 jamaah. Masyarakat pesisir, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah berkumpul mengikuti rangkaian istighfar, doa bersama, tausiyah, hingga penyaluran santunan bagi anak yatim.
General Manager Taman Zakat, Ziyad, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mulai dari persoalan ekonomi, bencana, hingga masalah sosial.
"Muharram mengajarkan kita untuk memuliakan anak yatim. Di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia, kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menguatkan ikhtiar melalui doa bersama. Kami percaya doa anak-anak yatim yang penuh keikhlasan menjadi harapan agar negeri ini senantiasa diberi kedamaian, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai musibah," terangnya.
Menurut Ziyad, peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperbanyak ibadah.
Suasana khusyuk terasa sepanjang kegiatan. Para peserta mengikuti istighfar bersama, doa untuk bangsa, mendengarkan tausiyah Muharram, kemudian menyaksikan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim. Konsep lesehan di ruang terbuka dipilih agar tercipta suasana yang lebih hangat dan akrab.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar sekaligus Wakil Ketua LD PWNU Jawa Timur, KH Imam Mawardi Ridlwan, mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Muharram untuk memperbanyak amal saleh dan meningkatkan kepedulian kepada sesama.
"Muharram menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat ibadah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Membaca istighfar, berpuasa, dan menyantuni anak yatim merupakan ikhtiar menjemput keberkahan Allah subhanahu wa ta'ala," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Taman Zakat menyalurkan santunan kepada 34 anak yatim. Masing-masing menerima bantuan berupa uang tunai Rp150 ribu, perlengkapan sekolah, makanan ringan, serta paket sembako untuk membantu kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan turut dihadiri Camat Tanggunggunung, Kapolsek Tanggunggunung, Danramil, Kepala Desa Jengglungharjo, Ketua MWC NU Tanggunggunung, para kepala TK dan TPQ se-Jengglungharjo, perangkat desa, ketua RT/RW, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Ziyad menegaskan Taman Zakat akan terus mengembangkan program yang memadukan bantuan sosial dengan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menghadapi berbagai persoalan bangsa membutuhkan ikhtiar yang utuh, yakni melalui aksi nyata membantu sesama sekaligus memperkuat doa. Semoga Indonesia senantiasa diberi kedamaian, persatuan, dan keberkahan," tutupnya.