Pixel Code jatimnow.com

Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jawa Timur Perluas Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2026

Ekonomi Kamis, 02 Jul 2026 22:55 WIB
Sosialisasi Penjaringan Calon Peserta Trade Expo Indonesia 2026 di Surabaya, Kamis (2/7/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Sosialisasi Penjaringan Calon Peserta Trade Expo Indonesia 2026 di Surabaya, Kamis (2/7/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Perdagangan mendorong pelaku usaha di Jawa Timur memperluas pasar ekspor melalui keikutsertaan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Penjaringan Calon Peserta Trade Expo Indonesia 2026 yang digelar Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Legacy Ballroom Surabaya, Kamis (2/7).

Kegiatan tersebut dihadiri pelaku usaha, eksportir, industri kecil dan menengah (IKM), asosiasi, serta pemangku kepentingan sektor perdagangan.

Sosialisasi menjadi bagian dari roadshow nasional untuk memperluas partisipasi peserta sekaligus membuka akses produk Indonesia ke pasar internasional.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Ditjen PEN Kementerian Perdagangan, Dr. Miftah Farid, mengatakan Trade Expo Indonesia menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mempertemukan eksportir nasional dengan buyer dari berbagai negara.

"Melalui Trade Expo Indonesia, pelaku usaha tidak hanya mempromosikan produknya ke pasar internasional, tetapi juga membangun jejaring bisnis, mengikuti business matching, dan membuka peluang kerja sama perdagangan yang berkelanjutan. Kami berharap pelaku usaha Jawa Timur memanfaatkan momentum ini untuk memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global," kata Miftah.

Menurutnya, penyelenggaraan TEI 2026 menargetkan transaksi sebesar US$16,5 miliar, atau naik sekitar 10 persen dibanding target tahun sebelumnya.

Target tersebut didukung penguatan promosi internasional, program business matching yang lebih terarah, hingga pendampingan pasca-pameran agar peluang kerja sama dapat berlanjut menjadi transaksi ekspor.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Erivina Lucky Kristian, menilai Jawa Timur memiliki modal kuat untuk meningkatkan kontribusi ekspor nasional.

Provinsi tersebut memiliki ribuan IKM, sektor manufaktur yang terus berkembang, serta 13 kawasan industri yang menjadi penopang aktivitas ekspor.

"Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk meningkatkan kontribusi ekspor Jawa Timur. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi, pelaku usaha diharapkan semakin siap memasuki pasar global," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten dan kota juga terus memberikan pendampingan agar semakin banyak perusahaan maupun IKM dapat mengikuti Trade Expo Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan penyelenggara menyiapkan sejumlah inovasi guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan TEI sekaligus menarik lebih banyak buyer internasional.

Salah satu fasilitas yang disiapkan berupa akomodasi gratis hingga 250 kamar hotel berbintang bagi buyer terpilih yang telah melalui proses kurasi dan mengikuti agenda business matching bersama peserta pameran.

"Trade Expo Indonesia telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Melalui penyelenggaraan yang semakin berkualitas, TEI diharapkan mampu memperluas jaringan bisnis, meningkatkan peluang transaksi, serta membangun kemitraan jangka panjang," ungkap Vibiadhi.

Selain itu, promosi TEI 2026 diperluas melalui kerja sama dengan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, penyelenggara pameran internasional, serta berbagai kamar dagang untuk meningkatkan kehadiran buyer potensial.

Trade Expo Indonesia merupakan pameran dagang multiproduk terbesar milik pemerintah yang menampilkan beragam produk unggulan Indonesia. Mengusung tema "The Ultimate Hub for Global Sourcing", TEI ke-41 akan menghadirkan lima sektor utama, yakni Food, Beverage & Agriculture Products, Manufactured Products, Industrial Estate, Fashion & Craft, serta Furniture & Home Decor.

Melalui sosialisasi tersebut, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Timur memanfaatkan Trade Expo Indonesia sebagai pintu masuk memperluas pasar internasional sekaligus memperkuat kinerja ekspor nonmigas Indonesia.