Pixel Code jatimnow.com

Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Peristiwa Jumat, 10 Jul 2026 21:15 WIB
Kobaran api yang berasal dari kedua toko yang terbakar. (Istimewa)
Kobaran api yang berasal dari kedua toko yang terbakar. (Istimewa)

jatimnow.com - Kebakaran hebat melanda dua bangunan toko di tepi Jalur Pantura, tepatnya di Dusun Pesisir, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (10/7/2026) siang. Kobaran api yang melalap toko ban mobil dan toko pracangan tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Peristiwa nahas itu terjadi saat situasi di lokasi sedang sepi karena pemilik toko tengah menjalankan ibadah salat Jumat. 

Api diduga muncul dari dalam salah satu bangunan dan dengan cepat merembet ke seluruh area toko karena banyaknya barang yang mudah terbakar.

Sofi, salah satu pekerja di toko pracangan, mengaku terkejut saat pertama kali menyadari munculnya api. Ia sempat heran karena api muncul justru saat aliran listrik di kawasan tersebut sedang padam.

"Saya heran karena muncul percikan api, padahal listrik sedang padam. Api kemudian langsung membesar dan menyebar ke barang-barang di dalam toko dengan sangat cepat," ujar Sofi di lokasi kejadian.

Merespons laporan masyarakat, petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Probolinggo dibantu tim PLN segera diterjunkan ke lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. 

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan memastikan situasi terkendali sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kapolsek Paiton, AKP Riyono, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material akibat terbakarnya dua toko tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta.

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Kendati demikian, dugaan sementara mengarah pada adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada instalasi bangunan.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek pada instalasi listrik. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya," jelas AKP Riyono.

Hingga Jumat sore, garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi kejadian guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Warga diimbau untuk senantiasa mengecek instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mengantisipasi kejadian serupa.