Pixel Code jatimnow.com

Bermain Imbang Lawan Malaysia, Pelatih Timnas Indonesia Puji Mental Pemain

Olah Raga 13 jam yang lalu
Pemain Timnas Indonesia saat melawan Malaysia. (Foto: Instagram TimnasIndonesia)
Pemain Timnas Indonesia saat melawan Malaysia. (Foto: Instagram TimnasIndonesia)

jatimnow.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya usai menahan imbang Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.

Skuad Garuda harus berjuang ekstra keras dalam duel bertajuk derbi serumpun tersebut. Indonesia terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah gelandang Thom Haye diganjar kartu merah langsung akibat melanggar winger Malaysia, Arif Aiman.

Meski gagal mengamankan poin penuh, Herdman menolak meratapi keputusan wasit. Juru taktik asal Inggris itu justru menilai insiden kartu merah tersebut sebagai ujian berharga yang berhasil memperkuat ikatan persaudaraan dan mental bertanding anak asuhnya.

"Saya sudah berkecimpung di sepak bola selama 25 tahun dan sering berurusan dengan keputusan wasit. Malam ini kami mendapat kartu merah, tetapi bagi saya itu justru menjadi anugerah untuk mempererat persaudaraan tim dan belajar berjuang bersama demi negara di saat krusial," ujarnya dalam sesi konferensi pers usai laga.

"Saya sangat bangga pada mereka dari hati ke hati. Para pemain telah memberikan segalanya di atas lapangan," tambahnya.

Selain memuji perjuangan Maarten Paes dan kawan-kawan, mantan pelatih Timnas Kanada itu juga menyoroti atmosfer luar biasa yang dihadirkan puluhan ribu suporter di SUGBK. Menurutnya, gemuruh dukungan tribun di 20 menit terakhir pertandingan menjadi faktor X yang membakar semangat para pemain.

Akibat kartu merah tersebut, Thom Haye dipastikan absen saat Indonesia melakoni laga penentu Grup A melawan Bangladesh pada Kamis (1/10/2026). Herdman pun mengajak para pendukung untuk kembali memadati stadion demi mengawal langkah Merah Putih menuju babak selanjutnya.

"Kami sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan besar berikutnya. Kami sangat membutuhkan dukungan itu lagi," pungkas juru taktik berusia 51 tahun tersebut.